Kepada petugas polisi Genaro Garcia Luna seperti dikutip AFP, Kamis (10/9/2009), Pereira mengaku, "mendapat wahyu Tuhan bahwa Meksiko menghadapi bahaya besar dan terancam oleh sebuah bencana gempa bumi."
Belum jelas apakan dia melakukan aksi nekatnya itu seorang diri. Namun ada laporan bahwa terdapat enam orang yang ditangkap terkait kasus ini. Seluruh penumpang selamat dan dievakuasi di Mexico City. Pasukan keamanan telah bersiap di bandara beberapa saat sebelum pesawat mendarat.
Menteri Transportasi Juan Francisco Molinar Horcasitas memastikan tidak ada bom dalam pesawat. Sebelumnya sejumlah media melaporkan ada tiga orang Bolivia yang ikut dalam pesawat, membawa bom. Tak satu pun dari pembajak yang masuk ke ruang kokpit pilot selama penerbangan.
Pesawat Aeromexico dengan nomor penerbangan 576 mengangkut 104 penumpang dan kru saat dibajak di udara. Pesawat dibajak tak lama setelah lepas landas dari Cancun, wilayah yang menjadi pavorit tujuan wisata orang Amerika di Pantai Karibia.
Sayang sekali ulah yang dilakukan oleh pria tersebut dengan menyatakan bahwa apa yang ia lakukan itu adalah perintah Tuhan, karena pastinya apa yang dari Tuhan pastinya mendatangkan damai sejahtera.
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”