Mbah Surip Bukanlah Yang Pertama

Nasional / 5 August 2009

Mbah Surip Bukanlah Yang Pertama
Budhi Marpaung Official Writer
5143

Indonesia Selasa kemarin (4/8) kembali diselimuti awan hitam. Seorang seniman fenomenal dan eksentrik, Urip Aryanto atau lebih dikenal dengan nama Mbah Surip telah dipanggil Tuhan.

Menurut berita-berita yang beredar di media, meninggalnya Mbah Surip disebabkan karena serangan jantung. Namun, belum ada informasi yang resmi dari pihak yang memiliki kapabilitas dalam hal ini, yakni pihak rumah sakit.

Jenazah Mbah Surip sendiri mulai kemarin malam sudah berada di Bengkel Teater Rendra di Depok, Jawa Barat. Banyak orang dari berbagai kalangan hadir di Bengkel Teater Rendra tersebut, salah satunya adalah Bens Leo.

Menurut pengamat musik Indonesia ini, Mbah Surip adalah sosok selebritis kedua Indonesia yang pemakamannya dihadiri banyak orang. Selebritis Indonesia pertama yang dapat menarik banyak orang hadir dalam pemakamannya adalah Gombloh.

Lebih lanjut Bens Leo mengungkapkan bahwa baik Gombloh maupun Mbah Surip mempunyai ciri khas dalam penampilannya dan mereka berdua meninggal ketika sedang dalam masa jayanya.

"Saya pernah kehilangan Gombloh, sekarang saya kehilangan Mbah Surip," katanya.

Bens Leo berharap ke depannya nanti akan ada Gombloh maupun Mbah Surip lainnya yang dapat membawa cita rasa baru di musik Indonesia.

Kepergian Gombloh dan Mbah Surip dimana mereka berdua adalah sosok fenomenal pada zamannya masing-masing membuktikan bahwa ketenanaran memiliki harga. Harga yang terkadang harus dibayar dengan nyawa apabila dia tidak menjaga hidup dengan benar.

Sumber : VIVAnews.com/bm
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?