Setelah Bush, Perdana Menteri Cina Dilempar Sepatu

Nasional / 5 February 2009

Kalangan Sendiri
Setelah Bush, Perdana Menteri Cina Dilempar Sepatu
Puji Astuti Official Writer
4753

Sepertinya melempari sepatu para pemimpin negara memang sedang menjadi trend dunia. Sejak presiden Bush dilempar sepatu oleh wartawan Irak, banyak orang yang telah terinspirasi.

Kali ini, perdana menteri China yang menjadi sasaran lemparan sepatu. Sewaktu sedang memberikan ceramah di Universitas Cambridge, Inggris, seorang pria berusia 27 tahun melemparkan sepatu olahraga yang dipakainya kearah perdana menteri Wen Jiabao. Sepatu itu jatuh sekitar satu meter di depan perdana menteri Wen.

Sebelum melemparkan sepatunya, pria itu berteriak,"Ini skandal, diktator ini di sini, bagaimana bisa kalian mendengarkan kebohongan yang dia paparkan? Kalian tidak peka!"

Perdana menteri Wen yang berpidato di hadapan mahasiswa yang sebagian besar adalah mahasiswa Cina di Inggris terlihat tetap tenang saat sepatu itu di lempar ke arahnya.

Dan setelah orang tersebut di tangkap dan dibawa petugas polisi setempat keluar, dia meneruskan pidatonya, "Prilaku tercela ini tidak dapat merusak persahabatan diantara China dan Inggris," kata Wen yang serempak disambut tepuk tangan riuh dari audiens.

Namun, seperti biasa, pemerintah Cina melakukan sensor terhadap berita-berita yang masuk kenegerinya. Di Cina sendiri, berita tentang hal memalukan ini tidak di ekspos, bahkan bisa dikatakan ditutup dengan rapat.

Orang-orang yang dibayar untuk mendudukung pemerintah Cina pun menggelembungkan opini yang mendukung dan mengagungkan sang perdana menteri.

Pemerintah Cina sangat marah atas terjadinya insiden yang tidak diinginkan ini, namun mereka menyatakan hubungan bilateral kedua negara (Inggris dan Cina - Red) akan tetap baik. Inggris pun berjanji akan menindak tegas pelaku pelemparan sepatu tersebut.

Sumber : Berbagai Sumber/VM
Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?