Selamat Ulang Tahun Tuhan Yesus

Internasional / 26 December 2007

Kalangan Sendiri

Selamat Ulang Tahun Tuhan Yesus

yosefel Official Writer
8662

Natal dirayakan di hampir seluruh dunia pada tanggal 25 Desember. Meskipun banyak orang yang meragukan kebenaran bahwa Yesus lahir pada tanggal tersebut sekian ribu tahun yang lalu, berbagai pesta perayaan Natal tetap digelar setiap tahunnya. Namun, benarkah kelahiran Yesus merupakan hal terpenting dalam setiap perayaan tersebut?

Alkitab menceritakan kelahiran Yesus di kandang domba. Kandang domba bukanlah suatu tempat yang layak untuk proses kelahiran. Namun, saat itu Yusuf dan Maria tidak menemukan tempat lainnya. Kesederhanaan proses kelahiran Yesus itu sangat berlawanan dengan pesta-pesta perayaan Natal yang diadakan saat ini.

Saat ini, perayaan kelahiran Yesus banyak diadakan di tempat-tempat mewah, seperti hotel berbintang. Kesederhanaan mungkin hanya terlihat pada tiruan kandang domba, lengkap dengan ‘bayi Yesus', domba, dan para gembala yang memakai tongkat. Selebihnya, orang-orang yang menghadiri perayaan tersebut datang dengan pakaian terbaru, menyanyikan kidung-kidung Natal dengan riang dan setelah itu menikmati hidangan yang melimpah.

Apakah Yesus hadir dalam perayaan Natal seperti itu? Apakah Ia benar-benar menikmati pesta ulang tahun-Nya itu? Atau justru Ia merasa prihatin karena umat-Nya justru belum memahami arti Natal yang sesungguhnya?

Bukan berarti kita tidak boleh merayakan Natal. Hanya saja, apakah perayaan itu benar-benar dilandasi keinginan untuk memperingati lahirnya Kristus ke dalam dunia atau sekadar perayaan tahunan yang sayang untuk dilewatkan? Pertanyaan inilah yang sebaiknya kita renungkan sebelum mengadakan atau menghadiri perayaan Natal.

Natal yang sesungguhnya berawal saat kita benar-benar menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadi. Saat itulah Yesus terlahir di hati kita. Setelah itu, kita pun patut merenungkan bagaimana melahirkan Yesus di hati orang-orang yang belum mengenalnya. Karena, hanya pada saat satu orang bertobat dan diselamatkan lah kelahiran Kristus sedang benar-benar dirayakan. Dan pada saat yang sama, seluruh surga pun merayakannya.

Sudahkah kita menghadirkan perayaan Natal di surga, selain saat kita menerima Yesus sebagai Juru Selamat Pribadi?

Halaman :
1

Ikuti Kami