Fase Iman

Kata Alkitab / 10 September 2007

Fase Iman
Admin Spiritual Official Writer
10933

Tahukah anda bahwa Tuhan memakai proses yang sangat bisa diperkirakan untuk membangun karakter anda?. Saya menyebut hal ini proses "Enam Fase Iman". Jika anda tidak mengerti tentang proses ini, anda akan menjadi lemah ketika masalah itu timbul. Anda akan bertanya-tanya : "Mengapa hal ini terjadi pada diriku?".

Namun jika anda mengerti dan bekerjasama dengan apa yang Tuhan lakukan dalam pelayanan anda, maka iman anda akan seperti otot yang diregang - akan membangun kekuatan yang lebih besar.

Fase 1 : Sebuah Mimpi

Efesus 3:20
Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak daripada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita.

Tuhan memberikan anda sebuah mimpi - satu ide, gagasan, tujuan, atau ambisi. Setiap pencapaian yang besar pertamanya dimulai kala Tuhan memberikan mimpi dalam benak seseorang. Lebih daripada doa kita yang terdalam, hasrat, pikiran dan harapan - itulah yang Tuhan sediakan.

Fase 2 : Sebuah Keputusan

Yakobus 1:6,8
Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.

Sebuah mimpi tidak ada harganya sampai anda memutuskan untuk melakukan sesuatu terhadap mimpi itu. Untuk setiap 10 pemimpi, hanya ada seorang pembuat keputusan. Ini adalah momen kebenaran dimana anda memutuskan untuk menginvestasikan waktu, uang, energi dan reputasi anda dan membiarkan yang namanya kenyamanan dan keamanan menjauh. Jika anda ingin berjalan di atas air - anda harus keluar dari perahu!

Fase 3 : Satu Penundaan

Habakuk 2:3
Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh.

Selalu ada waktu yang hilang atau terlewat sebelum mimpi anda menjadi kenyataan. Tuhan memakai periode penantian ini untuk mengajar kita untuk mempercayaiNya. Ingatlah, satu penundaan bukanlah suatu pembatalan. Kedewasaan adalah pemahaman untuk membedakan antara ‘tidak' dan ‘belum waktunya'.

Fase 4 : Satu Kesulitan

1 Petrus 1:6-7a
Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan. Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu--yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana.

Sekarang yang namanya masalah mulai timbul. Ada dua tipe masalah yang umum : kritik dan keadaan. Jangan kuatir. Semua adalah bagian dari rencana Tuhan.

Fase 5 : Akhir Kematian!

2 Korintus 1:8-9
Sebab kami mau, saudara-saudara, supaya kamu tahu akan penderitaan yang kami alami di Asia Kecil. Beban yang ditanggungkan atas kami adalah begitu besar dan begitu berat, sehingga kami telah putus asa juga akan hidup kami. Bahkan kami merasa, seolah-olah kami telah dijatuhi hukuman mati. Tetapi hal itu terjadi, supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri, tetapi hanya kepada Allah yang membangkitkan orang-orang mati.

Situasi anda kan semakin memburuk, dari sekedar sulit menjadi mustahil. Anda terpojok ke sudut ring, berusaha meraih tali ring pertandingan, kelihatannya tanpa harapan. Selamat, anda sedang berada di tepian mujizat! Tetap percayai Tuhan.

Fase 6 : Satu Pembebasan

Mazmur 27:13
Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup!

Tuhan menyediakan jawaban supranantural. Secara ajaib, segala sesuatu jatuh ke tempatnya! Tuhan senang mengubah penyaliban menjadi kebangkitan sehingga anda dapat melihat kebesaranNya.

Sumber : Rick Warren - Saddleback Church & Pastor.com
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?