Namun sebelum melakukan apapun, apakah Anda sudah melakukan cross-check terhadap perasaan Anda? Apakah yang membuat Anda berubah? Apakah Anda masih mengharapkan pernikahan ini? Bagaimana Anda melihat pasangan Anda, sampai saat ini? Mungkin Anda perlu pikirkan lagi, berapa lama waktu Anda melakukan penyesuaian dengan pasangan Anda? Memang waktu tidak bisa dijadikan patokan untuk Anda. Namun dengan proses penyesuaian yang sudah Anda berdua jalankan merupakan waktu yang sangat efektif untuk dapat saling mengenal dan mengerti.
Bagaimana menurut Anda sendiri? Tetapi apapun keadaannya, Anda harus mampu membicarakannya dengan pasangan Anda dengan saling terbuka, langsung tanpa perantara, jujur dan penuh saling menghargai.
Dari semua upaya yang Anda lakukan, hendaknya Anda berdua sepakat berdasarkan kejujuran dan tidak ada kebohongan, karena toh tidak ada gunanya. Bersikaplah bijaksana di dalam mengambil keputusan terakhir terhadap kehidupan Anda dan juga terhadap masa depan Anda berdua. Pernikahan adalah one-way ticket sebab Tuhan membenci perceraian.
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”