Kalau penyakit mematikan seperti kanker paru-paru belum juga membuat Anda kapok merokok, mungkin demi kesehatan tulang belakang, Anda akan mulai memutuskan ikatan dengan rokok.
Sebuah penelitian yang termuat dalam Journal of Bone and Joint Surgery menyimpulkan bahwa penderita sakit punggung yang berhenti merokok mengalami kesembuhan yang cepat, sementara mereka yang terus merokok tetap merasakan sakit.
Para peneliti meneliti 5.300 pasien yang terkena nyeri punggung akibat masalah di tulang belakang dan yang sedang dalam terapi. Selama 8 bulan terapi, peneliti terus mengawasi kondisi tiap pasien.
Pasien yang tidak pernah merokok dilaporkan mengalami penyembuhan dari nyeri punggungnya secara berkala dan cepat. Pasien yang berhenti merokok saat menjalani terapi, dilaporkan mengalami nyeri punggung yang makin berkurang.
Sementara itu, pasien yang tetap merokok dilaporkan mengalami nyeri punggung yang berkelanjutan dan butuh waktu lebih lama untuk sembuh.
“Rasa sakit akan meningkat seiring dengan konsumsi nikotin, sehingga orang itu harus menghentikan kebiasan merokok supaya sakit punggungnya tidak semakin parah,” kata Dr. Glenn Rechtine, pelaku penelitian dari Department of Orthopedics di University of Rochester, New York, AS.
Meskipun berhenti merokok dapat mengurangi nyeri punggung, penelitian ini tidak menunjukkan bahwa ada hubungan sebab-akibat antara keduanya.
BACA JUGA:
7 Makanan & Minuman yang Efektif Atasi Nyeri Punggung
Suntik Steroid Dapat Bahayakan Tulang Belakang
Kehidupan Modern Picu Tingkat Amarah
5 Tips Mengambil Hati Calon Mertua
Prinsip Pengelolaan Uang Berdasarkan Alkitab
Melihat dan Melunasi Hutang Secara Alkitabiah
Perkatakan Janji Allah, Mujizat Pasti Terjadi!