Dipanggil untuk Kembali
Kalangan Sendiri

Dipanggil untuk Kembali

Lori Official Writer
      161

Yohanes 21:17

"Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya..."Gembalakanlah domba-domba-Ku."

 

Kita mungkin sudah familiar dengan kisah Petrus yang menyangkal Yesus tiga kali. Setelah itu, ia merasa sangat hancur ketika menyadari apa yang telah dilakukannya.

Padahal sebelumnya, Petrus dikenal sebagai pemimpin di antara dua belas murid. Ia sering berbicara, berani mengambil langkah, dan termasuk dalam tiga murid yang paling dekat dengan Yesus—bersama Yakobus dan Yohanes.

Setelah kebangkitan-Nya, Yesus datang lagi menemui murid-murid. Di tepi danau, Ia menghampiri Petrus dan menanyakan satu hal yang sederhana namun sangat dalam: “Apakah engkau mengasihi Aku?” Pertanyaan itu tidak hanya sekali, melainkan sampai tiga kali.

Ini seperti refleksi saat Petrus menyangkali Yesus tiga kali. Tapi di momen ini, Yesus bukan bermaksud untuk mengingatkan kesalahannya, melainkan untuk menanamkan satu makna mendalam tentang mengasihi Dia. 

Saat Petrus meresponi pertanyaan itu, Yesus sendiri memberi satu mandat penting. Kata-Nya, “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” Dengan kata lain, perintah Yesus bisa kita pahami dengan kalimat ini: "Jika kamu mengasihi Aku, kasihilah sesamamu. Dan, jika kamu mengasihi Aku, bantulah mereka yang mengikuti Aku, mereka yang termasuk kawanan-Ku."

Jelas bahwa Petrus dipanggil untuk merawat, membimbing, dan menguatkan sesama. Menariknya, Petrus adalah representasi yang mewakili panggilan-Nya bagi semua orang - untuk para murid, untuk para pemimpin gereja dan untuk kita semua di sepanjang zaman (1 Petrus 5: 1-4). 

Untuk mengerjakan panggilan ini, Dia sendiri mempersiapkan mereka. Sama seperti setelah Dia mentransformasi hidup Petrus dan murid yang lain dari "penjala ikan" menjadi "penjala manusia", lalu mendorong mereka untuk menghasilkan buah yaitu untuk "menjangkau dan memuridkan jiwa" yang lain.

Saudara, pertanyaan yang sama juga berlaku untuk setiap kita. “Apakah Anda mengasihi Tuhan?” Mari menjadi gembala bagi domba-domba-Nya.  

Selamat merefleksikan panggilan ini. Tuhan Yesus memberkati. 

Ikuti Kami