Momen Berharga Dibalik Kenaikan Yesus ke Surga

Renungan Harian / 14 May 2026

Momen Berharga Dibalik Kenaikan Yesus ke Surga
Lori Official Writer
      77

Markus 16: 19

"Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah."

 

 

Saudara, ini adalah hari dimana setiap kita orang-orang percaya merayakan Hari Kenaikan Yesus ke surga (Markus 16). Yang artinya, setelah 40 hari kebangkitan-Nya dan menghabiskan waktu untuk menemui murid-murid-Nya, mengajar mereka dan meneguhkan iman, Yesus kembali kepada Bapa di surga. 

Momen kenaikan ini menjadi waktu yang sangat penting bagi hidup para murid. Karena mereka harus melepaskan pegangan dari sosok yang telah membimbing, menuntun dan memuridkan mereka selama lebih kurang tiga tahun.

Tentu saja para murid pasti merasakan emosi yang campur aduk - seperti waktu kita harus berpisah dengan seseorang yang paling dekat atau berpengaruh di dalam hidup kita. Kita merasa kehilangan, sedih, tidak rela dan terluka. Tapi walaupun para murid merasakan beberapa emosi ini, mereka tetap merespon dengan benar yaitu "mereka pergi dan melakukan apa yang Yesus perintahkan kepada mereka dengan sukacita."

Tentunya, Tuhan sudah mempersiapkan para murid dengan baik sebelum Dia pergi. Mereka sudah dibimbing dengan baik - tidak selalu enak. Kadang Yesus menegur Simon, menantang iman mereka sekaligus meneguhkan mereka melalui banyak hal luar biasa yang Yesus sudah lakukan. Dan Yesus mau mereka pergi melanjutkan pelayanan  yang sudah Ia lakukan. Di sinilah titik dimana seorang murid harus siap untuk berpisah dari gurunya dan membuka jalan yang baru untuk memulai kembali pemuridan.

Yesus memberikan pesan terakhir-Nya sebelum Ia terangkat ke surga. Katanya, "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh." (Markus 16: 15-18)

Pesan ini tentunya tidak hanya untuk para murid, tetapi juga berlaku bagi setiap kita orang-orang percaya yang mengaku sebagai murid-murid Yesus. Kenaikan Yesus bukan sebuah kehilangan yang membuat para murid menyerah. Sebaliknya, mereka dengan bersemangat membuka ladang misi untuk memberitakan injil, melayani dan menjadi saksi-saksi Kristus bagi dunia. 

Saudara, saya mau mengajak Anda untuk merenung sejenak, dan bertanya "Apakah aku sudah dibentuk menjadi pribadi yang serupa Kristus selama aku menjadi orang percaya dan siap memulai misi yang baru?" 

Jika selama ini Anda masih menyimpan keraguan di dalam hati untuk melangkah mengerjakan panggilan ini - mari kembali lagi kepada janji-Nya bahwa "Aku (Tuhan) menyertai kamu selalu sampai akhir zaman." ( Mat. 28:20).

Tuhan Yesus Memberkati

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?