Tetap Bertahan Meski Terluka

Renungan Harian / 25 May 2026

Tetap Bertahan Meski Terluka
Lori Official Writer
      56

Hosea 3:1

“Berfirmanlah TUHAN kepadaku: Pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah, seperti TUHAN juga mencintai orang Israel...”

 

Ada satu kata yang bahkan kitapun saat merenungkan kisah Hosea akan berkata: "Itu sangat berat!" Itu bukan kata “cintailah”, tetapi kata “lagi.”

Pergilah lagi. Cintailah lagi.

Hosea tidak diminta mencintai seseorang yang belum pernah melukainya. Ia diminta kembali kepada perempuan yang sama, Gomer, yang telah meninggalkan rumahnya, meninggalkan keluarganya, dan memilih kembali ke kehidupan lamanya menjadi seorang pelacur.

Ini adalah cerita cinta di dalam Alkitab yang penuh dengan pergolakan batin - pernikahan yang dipenuhi dengan pengkhiatan dan luka yang terus menerus. Sebagai istri, Gomer rela meninggalkan ketiga anaknya. Dan hati Hosea jauh lebih tersayat waktu anak-anaknya bertanya: "Ibu dimana?" 

Tetapi di tengah luka itu, Tuhan justru menyuruh Hosea: "Pergilah lagi." Ini semacam gambaran dari bagaimana Tuhan sendiri bertindak karena kasih - bahwa Dia bersedia menerima bangsa yang Dia kasihi sekalipun berkali-kali jatuh dalam dosa (Yeremia 31: 3).

Waktu Hosea menemukan Gomer, ia tidak menemukannya dalam keadaan terhormat. Gomer hidup dengan kehidupan lamanya. Tetapi dengan penuh kerendahan hati, Hosea justru membayar harga tebusan untuk kembali membawa Gomer pulang sebagai istrinya. Hosea, laki-laki yang terluka itu tetap memilih Gomer.

Dari mana datangnya hati sekuat Hosea? Ia adalah suami yang hancur dan ayah yang kesepian. Kekuatan itu tidak datang dari dalam dirinya sendiri. Hosea bisa kembali kepada Gomer bukan karena ia lebih kuat dari lukanya — tetapi karena ia sudah lebih dulu dikasihi oleh Tuhan yang tidak pernah berhenti mencarinya.

"Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita." (1 Yohanes 4:10). 

Hanya orang yang sudah merasakan kasih Tuhan sendirilah yang akan dimampukan untuk berkorban hati yang sebesar itu.

 

Momen Refleksi:

Jika hari ini Tuhan memintamu untuk kembali mengasihi seseorang yang sudah mengkhianatimu, kamu mungkin akan berkata "Itu sangat menyakitkan Tuhan." Tetapi dengan belajar dari kisah Hosea hari ini, kiranya hatimu dipenuhi kasih Tuhan yang selalu memilih untuk menerimamu kembali. Sehingga ada kekuatan baru untuk mampu melakukan hal yang sama. 

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?