Heru Gundul pernah mengalami pengalaman spiritual yang membuatnya melihat hidup dengan cara berbeda.
Sebelum dikenal sebagai host program Jejak Si Gundul di Trans 7, Heru melewati perjalanan hidup yang panjang. Ia tumbuh dalam keluarga yang secara ekonomi terlihat cukup, tetapi secara emosional ia merasa kehilangan perhatian dari orang tua.
“Bukan cuma kurang, tapi tidak ada,” ungkap Heru saat menggambarkan perhatian orang tuanya pada masa kecil.
Rasa kosong itu membuat Heru mencari tempat di jalanan. Ia mulai mengenal dunia keras, belajar silat, lalu mengejar ilmu-ilmu yang menggabungkan kemampuan fisik dan batin untuk perlindungan dirinya. Bagi Heru saat itu, kekuatan fisik tidak cukup. Ia ingin punya kuasa yang lebih besar untuk bertahan hidup.
Perjalanan itu membawanya masuk lebih dalam ke dunia spiritual. Heru belajar berbagai jenis ilmu, tenaga dalam, sampai praktik yang membuatnya mengalami astral projection, pengalaman seperti roh terlepas dari tubuh.
BACA JUGA: Axl Manopo, Pecandu Narkoba yang Dikejar-kejar Ketakutan Akan Kematian
“Waktu itu saya meditasi telanjang di kain kafan. Saya begitu fokus, saya bisa melihat badan saya tidur di situ. Jadi roh terlepas,” ceritanya.
Dalam pengalaman itu, Heru merasa masuk ke sebuah lorong gelap. Setelah itu, ia melihat sebuah tempat yang indah, lalu menyaksikan sosok putih dengan wajah yang bersinar. Di dalam hatinya, ia tahu siapa sosok itu.
“Hati saya ngomong, itu Yesus. Saya teriak, Yesus, Yesus, aku ikut,” kenangnya.
Namun jawaban yang ia terima justru membuatnya bertanya-tanya.
“Belum saatnya.”
Bagi Heru, pengalaman itu membuatnya mulai melihat kembali perjalanan hidupnya. Ia teringat pada banyak momen ketika hidupnya berada di batas yang berbahaya. Di dunia jalanan, satu langkah salah bisa berakhir fatal. Ia pernah merasa hidupnya seperti berada di tepi jurang, seolah sedikit saja tergelincir, semuanya bisa selesai.
Salah satu yang paling membekas adalah ketika ia hampir mati di jurang maut. Saat itu, Heru belum sepenuhnya memahami siapa Tuhan yang selama ini ia cari.
Namun setelah mengalami perjumpaan dengan Yesus, ia mulai menyadari sesuatu yang berbeda. Di balik semua kejadian berbahaya yang pernah ia lewati, ternyata ada Pribadi yang terus menjaganya.
BACA JUGA: Apa Itu Doa Syafaat?
“Ternyata sosok itu adalah Yesus yang selalu ada. Seperti apa pun saya, bahkan pada saat saya hampir mati di jurang maut, beliau ada melindungi saya,” kata Heru.
Kesadaran itu membuat Heru melihat hidupnya bukan lagi sebagai rangkaian kebetulan. Ia mulai percaya bahwa dirinya masih hidup bukan karena ilmu yang pernah ia pelajari, bukan karena kekuatan yang ia banggakan, tetapi karena Tuhan masih memberi kesempatan.
Pengalaman demi pengalaman itu akhirnya membawa Heru masuk ke proses pemulihan, pelepasan, dan perubahan hidup.
Apa yang sebenarnya Heru alami saat rohnya terasa terlepas? Saksikan kisah lengkap Heru Gundul di YouTube Solusi TV.
Sumber : YouTube Solusi TV
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!