Dari Anak yang Tidak Sabar, Kenzie Belajar Membuat Keputusan yang Benar dari Raja Salomo

Impact Story / 2 September 2026

Dari Anak yang Tidak Sabar, Kenzie Belajar Membuat Keputusan yang Benar dari Raja Salomo
Sumber: Jawaban.com
Lori Official Writer
336

Siapa yang pernah berhadapan dengan anak yang susah dibilangin? Pasti akan bikin kesal dan mau marah bukan?Salah satunya adalah Kenzie - anak 6 tahun yang aktif mengikuti Sekolah Minggu di GBI Ngesrep.

Kenzie tinggal bersama Budhe — kakak dari ayahnya — yang bersama suaminya melayani dengan setia sebagai pekerja gereja. Di tengah lingkungan yang penuh kasih itu, Kenzie tumbuh menjadi anak yang cerdas dan bersemangat. Namun ada satu hal yang jadi tantangan - Kenzie anak yang sangat tidak sabar. Bila ia menginginkan sesuatu, ia akan mengejarnya sampai dapat. Dan bila keinginannya tidak terpenuhi? Ia bisa ngambek dan marah sepanjang hari.

"Yang paling sering itu kalau dia ingin main bersama temannya. Kalau saya minta dia mengerjakan tugas atau mandi dulu, dia nggak mau — mau tunggu temannya pulang dulu," cerita budhe-nya ibu Nanik.

Kenzie sendiri mengakuinya dengan jujur ketika ditanya kenapa dulu keinginannya harus segera dituruti: "Nggak sabar. Nggak sabar banget."

 

Baca Juga: Sekolah Minggu Membosankan, Tapi Sekarang Anak-anak Lebih Memahami Kisah Alkitab Karena..

 

Sakit Demam, Mainan Baru, dan Sebuah Pilihan

Lalu suatu hari ketika Kenzie jatuh sakit demam. Tubuhnya panas, namun pikirannya hanya tertuju pada satu hal — mainan baru yang baru saja ia dapatkan dan belum sempat ia mainkan. Budhenya meminta ia beristirahat dan tidur siang agar lekas sembuh. Tapi Kenzie tidak mau. Mainan itu terlalu menggoda.

Di saat yang sama, Kenzie baru saja menonton episode Superbook tentang Raja Salomo — kisah seorang raja yang diberi hikmat luar biasa oleh Tuhan untuk memutuskan perkara yang paling sulit sekalipun. Kenzie mengingat kisah itu dengan detail yang mengagumkan untuk anak seusianya.

"Raja Salomo punya hikmat dari Tuhan. Terus Raja Salomo lihat ada dua ibu yang memperebutkan bayi itu. Terus Raja Salomo memutuskan untuk membelah bayi itu jadi dua. Terus ibu yang satunya menangis — bilang: 'Jangan, jangan belah dia.' Terus Raja Salomo memutuskan untuk memberikannya ke ibu kandungnya," cerita Kenzie dengan runtut dan penuh semangat.

Kisah itulah yang tiba-tiba berbicara ke dalam situasinya. Di tengah kebingungan memilih antara bermain atau istirahat, Kenzie teringat Raja Salomo — bagaimana seorang raja meminta hikmat kepada Tuhan untuk membuat keputusan yang benar. Dan Kenzie pun melakukan hal yang sama.

 

Baca Juga: Pendiam dan Takut Berteman, Kini Amel Berani seperti Daud

 

Berdoa Minta Hikmat, Lalu Memilih yang Benar

Sesuatu yang luar biasa kemudian terjadi — dan inisiatifnya datang bukan dari Budhenya, melainkan dari Kenzie sendiri.

"Setelah dia menonton Superbook, dia sendiri yang bilang: 'Kalau aku tidur siang, berarti aku anak yang taat ya, Budhe?'" cerita Ibu Nanik. Sebuah pertanyaan kecil yang mencerminkan proses berpikir yang besar dalam diri seorang anak.

Budhenya menjawab iya — dan mereka pun berdoa bersama sebelum Kenzie tidur siang. Ketika ditanya berdoanya tentang apa, Kenzie menjawab singkat namun dalam: "Disembuhkan." Ia berdoa minta hikmat seperti Raja Salomo — supaya bisa membuat keputusan yang benar. Dan keputusan yang benar itu adalah: istirahat, bukan bermain.

Kenzie akhirnya memilih tidur — ditemani mainan barunya yang ia peluk — dan menyerahkan kesehatannya kepada Tuhan.

Dari seorang anak yang biasanya ngambek seharian bila tidak dituruti, Kenzie kini membuktikan bahwa hikmat bisa tumbuh bahkan dalam hati anak kecil sekalipun — ketika ia mau belajar dari kisah yang tepat dan memilih untuk berdoa.

Kenzie belajar dari Raja Salomo bahwa "hikmat yang sesungguhnya bukan tentang mendapatkan apa yang kita mau, melainkan tentang mengetahui apa yang benar untuk dilakukan."

 

Baca Juga: Dijauhi Teman Tanpa Sebab, Kisah Daniel Ajarkan Naila Responi Dengan Doa

 

Kenzie adalah satu dari ribuan anak yang mengalami transformasi setelah belajar kebenaran Firman Tuhan melalui Superbook. Ada banyak anak yang kami rindu jangkau untuk mengalami hal serupa.  

Jadilah Bagian dari Kisah yang Mengubah Hidup Anak-anak

Setiap donasi yang kamu berikan memungkinkan lebih banyak anak untuk mengenal Tuhan, bertumbuh dalam karakter, dan menemukan hikmat seperti yang Kenzie temukan. Satu keputusan imanmu hari ini bisa menjadi titik balik bagi seorang anak yang belum kamu kenal — namun Tuhan sudah kenal sejak dari kandungan.

Dukung pemuridan anak-anak Indonesia bersama Superbook CBN Indonesia.

 

Donasi Sekarang

 

Bersama, kita bisa memastikan setiap anak di Indonesia bertumbuh dalam firman Tuhan — satu kisah, satu hati, satu generasi yang diubahkan.

Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?