Warga Nagekeo Masih Takut Pulang, Obor Berkat Datang Bawa Bantuan

Berita CBN / 25 August 2026

Warga Nagekeo Masih Takut Pulang, Obor Berkat Datang Bawa Bantuan
Sumber: Jawaban.com
Aprita L Ekanaru Official Writer
2866

Lima hari setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026, sejumlah warga di Kelurahan 04, Mbai 2, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, masih memilih bertahan di lokasi pengungsian. Gempa tersebut menjadi salah satu bencana besar yang melanda wilayah Flores dan sekitarnya, dengan Nagekeo termasuk daerah yang mengalami dampak serius.

Di Posko Pelayanan Injil, warga terdampak gempa bertahan dalam kondisi serba terbatas karena banyak rumah mengalami kerusakan dan belum dianggap aman untuk ditempati. Kekhawatiran semakin besar karena gempa susulan masih terus dirasakan di sekitar Nagekeo. Data gempa beberapa hari terakhir juga menunjukkan sejumlah guncangan susulan terjadi di sekitar Mbay, beberapa di antaranya berkekuatan di atas magnitudo 5.

 

BACA JUGA: OBI Bergerak untuk Flores, 1.000 Paket Bantuan Disiapkan bagi Korban Gempa

 

Anak-anak dan Lansia Tidur dengan Kondisi Seadanya

Kondisi di tempat pengungsian menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi anak-anak dan warga lanjut usia. Sebagian warga harus beristirahat dengan perlengkapan yang sangat terbatas. Tempat tidur, selimut, hingga terpal masih menjadi kebutuhan penting agar mereka dapat beristirahat dengan lebih layak dan terlindung.

Situasi tersebut bukan hanya terjadi di satu lokasi. Gempa besar di Nusa Tenggara Timur telah membuat ribuan warga mengungsi karena kerusakan bangunan serta kekhawatiran terhadap gempa susulan. Sejumlah fasilitas publik, termasuk sekolah dan fasilitas kesehatan, juga terdampak.

Bagi anak-anak di Kelurahan 04, dampak gempa bahkan ikut mengganggu aktivitas pendidikan. Banyak di antara mereka belum dapat kembali bersekolah. Di tengah situasi darurat, keluarga harus lebih dahulu memikirkan kebutuhan mendasar seperti makanan, tempat tinggal sementara, air bersih, dan keamanan.

 

Air Bersih Jadi Persoalan Serius

Selain tempat tinggal sementara, akses terhadap air bersih menjadi salah satu kebutuhan mendesak warga. Menurut informasi dari lokasi, pasokan air PAM di wilayah tersebut hanya mengalir sekitar satu kali dalam seminggu. Kondisi air juga dilaporkan menjadi keruh setelah gempa.

Keterbatasan tersebut membuat warga semakin kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari minum, memasak, hingga menjaga kebersihan di lokasi pengungsian.

Penerangan pada malam hari juga menjadi persoalan. Dengan fasilitas yang terbatas, kondisi gelap dapat semakin menyulitkan warga, khususnya anak-anak dan lansia yang harus beraktivitas di area pengungsian.

 

Obor Berkat Indonesia Salurkan Makanan dan Lampu Tenaga Surya

Pada Kamis, 20 Agustus 2026, Obor Berkat Indonesia hadir di tengah warga terdampak gempa dengan menyalurkan paket makanan dan lampu tenaga surya. Bantuan makanan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan harian warga, sementara lampu tenaga surya dapat digunakan sebagai sumber penerangan pada malam hari.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian terhadap masyarakat yang hingga kini masih menghadapi ketidakpastian setelah bencana. Di tengah gempa susulan yang masih terjadi, sebagian warga belum berani kembali ke rumah karena khawatir bangunan yang telah rusak tidak mampu bertahan apabila terjadi guncangan berikutnya.

Kondisi warga Nagekeo menunjukkan bahwa masa setelah gempa tidak berhenti ketika guncangan utama berakhir. Pemulihan masih membutuhkan waktu, terutama bagi keluarga yang kehilangan rasa aman di rumah mereka sendiri.

Kehadiran bantuan diharapkan dapat meringankan kebutuhan mendesak warga, khususnya anak-anak dan lansia, sekaligus menjadi pengingat bahwa mereka tidak harus menghadapi masa sulit ini sendirian. Di tengah ketakutan dan keterbatasan, kepedulian yang datang dari berbagai pihak menjadi salah satu bentuk harapan yang terus menyala bagi masyarakat terdampak gempa Nagekeo.

 

BACA JUGA: Gempa Flores Menyatukan Gereja Dunia, Solidaritas Mengalir dari Berbagai Negara

 

Bergerak Bersama untuk Flores

Di tengah situasi bencana, dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam mempercepat proses pertolongan dan pemulihan masyarakat terdampak.

OBI mengajak masyarakat untuk mengambil bagian dalam gerakan kemanusiaan bagi Flores, baik melalui doa maupun dukungan dana. Bantuan dapat disalurkan melalui rekening BCA 5220309292 atas nama Yay. Obor Berkat Indonesia.

Setiap dukungan yang diberikan akan menjadi bagian dari kasih yang nyata bagi keluarga-keluarga di Flores yang saat ini sedang berjuang melewati masa sulit akibat bencana.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?