Kabar sukacita datang dari umat Katolik di Dusun Tabanan, Desa Waiula, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur. Pembangunan Gereja Stasi Santa Maria Tak Bernoda akhirnya resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama pada 29 Juli 2026.
Momen ini menjadi penanda dimulainya pembangunan rumah ibadah yang diharapkan dapat menjawab kebutuhan umat di Stasi Tabanan, Paroki Watubuku. Bukan hanya menjadi tempat untuk beribadah, gereja tersebut nantinya juga diharapkan menjadi ruang pembinaan iman dan memperkuat kebersamaan masyarakat setempat.
Didukung Pemerintah dan Berbagai Elemen Masyarakat
Prosesi peletakan batu pertama Gereja Stasi Santa Maria dimulai sekitar pukul 10.15 WITA. Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
BACA JUGA: Manohara Peduli Hewan, Sementara Kasus Korupsi Kebun Binatang Surabaya Jadi Sorotan
Beberapa pihak yang hadir antara lain Bupati Flores Timur, anggota DPRD Kabupaten Flores Timur, Camat Wulanggitang, Kepala Desa Waiula, Pastor Paroki Watubuku, tokoh adat, tokoh agama, perwakilan Polsek, serta perwakilan Danramil 1624-06/Tanjung Bunga.
Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan adanya dukungan bersama terhadap pembangunan sarana ibadah bagi umat Katolik di wilayah Tabanan. Sinergi antara pemerintah, aparat, gereja, dan masyarakat juga menjadi bagian penting agar proses pembangunan dapat berjalan dengan baik.
TNI Pastikan Kegiatan Berlangsung Aman
Selama kegiatan berlangsung, Babinsa Koramil 1624-06/Tanjung Bunga, Serka Melkianus Monega, turut melakukan pengamanan dan pemantauan. Kehadiran Babinsa bertujuan memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
BACA JUGA: Nick Vujicic Ungkap Dukacita Kehilangan Ayah dalam Film Terbarunya
Serka Melkianus menjelaskan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial di wilayah binaan. Menurutnya, TNI AD berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dan mendukung berbagai kegiatan pembangunan, termasuk pembangunan rumah ibadah.
“TNI AD melalui Babinsa akan terus hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mendukung setiap kegiatan pembangunan, termasuk pembangunan sarana ibadah yang menjadi pusat pembinaan iman dan mempererat persatuan masyarakat,” ujarnya.
Diharapkan Menjadi Pusat Pertumbuhan Iman
Pembangunan Gereja Stasi Santa Maria Tak Bernoda diharapkan dapat berjalan sesuai rencana hingga selesai dan segera digunakan oleh umat. Keberadaan gereja ini nantinya bukan hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga pusat pertumbuhan rohani dan kebersamaan masyarakat.
BACA JUGA: Justin Bieber Ubah Panggung Piala Dunia Jadi Momen Penyembahan lewat Everything Hallelujah
Seluruh rangkaian peletakan batu pertama berlangsung dengan aman, tertib, dan khidmat. Momen tersebut menjadi langkah awal dari harapan besar umat Tabanan untuk memiliki rumah ibadah yang dapat memperkuat iman sekaligus persatuan di tengah masyarakat.
Sebagai orang percaya, kabar dimulainya pembangunan Gereja Stasi Santa Maria Tak Bernoda tentu menjadi sebuah sukacita tersendiri. Kehadiran sebuah rumah ibadah bukan hanya berbicara tentang berdirinya bangunan baru, tetapi juga tentang hadirnya ruang bagi umat untuk berdoa, bertumbuh dalam iman, saling menguatkan, dan menjadi berkat bagi lingkungan sekitar.
Sumber : Berbagai sumber | Jawaban.com
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!