Belajar dari Daniel, Nicson yang Pemalu Kini Berani Memimpin Doa

Impact Story / 25 July 2026

Belajar dari Daniel, Nicson yang Pemalu Kini Berani Memimpin Doa
Sumber: Jawaban
Lori Official Writer
2050

Ada anak-anak hanya terlihat diam saja ketika anak-anak lain terlihat akrab dan aktif. Mereka memilih diam, menunduk, dan bersembunyi. Inilah yang dialami Nicson, anak 8 tahun asal Batam.

Sebelum bergabung di School of Life Rumah Doa GGP Batam, Nicson dikenal sebagai anak yang sangat pemalu dan tertutup. Setiap kali disapa teman, guru, atau siapapun ia hampir tidak pernah menjawab. Kepalanya menunduk dan bibirnya tertutup rapat. Bukan karena tidak mendengar. Tapi karena dunia di luar dirinya terasa terlalu berat untuk dihadapi.

Tidak hanya pendiam, Nicson juga anak yang sangat protektif dengan apa yang menjadi miliknya. Jadi, saat ada teman yang mencoba meminjam atau sekadar memegang mainan maupun alat tulisnya, ia langsung menarik dan mengambilnya kembali. 

 

Baca Juga: Pengorbanan Tuhan Yesus di Kayu Salib Bikin Lio Belajar Satu Hal Berharga Dalam Hidupnya

 

"Dulu dia masuk kelas saja ya duduk. Dia harus di situ terus karena dia enggak boleh dipegang, apa-apa enggak boleh dipegang," tutur Ibu Ronny Simbolon, sang ibu, menggambarkan bagaimana kondisi Nicson kala itu. 

Sikap ini membuat Nicson sering terlihat sendiri, kesulitan terlibat bersama anak-anak lain, dan tampak jauh dari teman-teman sebayanya.

 

Ikut School of Life dan Mulai Mengalami Perubahan 

Awal pertama Nicson mulai mengikuti kegiatan School of Life (SOL) di Rumah Doa GGP Batam, sikapnya masih sama - diam, menunduk, dan menutup diri. Namun di sinilah perjalanan perubahannya dimulai.

Melalui doa bersama, pujian, dan cerita Alkitab dari kurikulum Superbook, para guru dengan sabar membimbing Nicson untuk perlahan membuka dirinya. Salah satu kisah yang paling membekas di hatinya adalah Daniel di Gua Singa.

Ketika ditanya apa yang ia pelajari dari kisah itu, Nicson menjawab dengan singkat namun penuh makna. "Anak pemberani. Dia takut dan berdoa."

Nicson belajar bahwa saat dimasukkan ke dalam goa Singa, Daniel merasakan ketakutan. Namun ia tidak membiarkan ketakutannya mengalahkannya. Ia berdoa dan tetap setia. Pelajaran inilah yang membekas bagi Nicson.

 

Baca Juga: Setelah Melihat Yesus Disalibkan, Aurel Belajar Berubah dan Minta Maaf kepada Mama

 

Dari Menunduk Menjadi Berani Berdiri di Depan

Perubahan Nicson tidak terjadi dalam semalam — tetapi pelan-pelan namun terlihat. 

Anak yang dulu selalu menunduk dan tak mau dipegang siapapun, kini mulai berani berbicara dengan teman-temannya. Ia mulai belajar berbagi — bahkan dengan sukarela meminjamkan alat tulisnya kepada teman yang lupa membawa perlengkapan. Sesuatu yang sebelumnya hampir mustahil terbayangkan.

Dan perubahan yang paling mengejutkan - Nicson kini sudah berani memimpin doa di depan teman-teman SOL-nya.

Ibu Ronny menyaksikan semua perubahan itu dengan mata kepala sendiri. "Semenjak dia bergabung di School of Life, memang dia sudah banyak perkembangan. Dia sudah mau bergabung bagi — cuma memang temannya tetap dia pilih-pilih," ungkapnya. 

Nicson bukan hanya menjadi lebih terbuka, tetapi juga bijak dalam memilih pergaulan. "Saya bilang sama dia "Pergaulan yang baik merusak kebiasaan yang baik." Jadi memang saya anjurkan dia untuk memilih teman dengan baik," tambah sang ibu.

 

Baca Juga: Anak 6 Tahun Ini Berubah Setelah Ikut Superbook, Dari Pendiam Jadi Penuh Kasih

 

Ketika ditanya apakah ia kini sudah mulai berani, Nicson sendiri menjawab pelan namun pasti, "Sudah mulai, Kak."

Hari ini, Nicson mungkin masih terus diproses Tuhan menjadi pribadi yang semakin berani. Namun perubahan sederhana ini adalah hasil dari kebenaran injil yang ditabur melalui sekolah minggu Superbook. Kami percaya, Tuhan akan terus bekerja di hati setiap anak yang mendengar dan menyaksikan pesan injil melalui pembelajaran ini dan mengubah hidup mereka sepenuhnya. 

Terima kasih karena sudah terus mendukung kami membagikan kabar baik bagi seluruh generasi di Indonesia. Pekerjaan ini masih panjang, terus dukung kami untuk menghadirkan kisah Alkitab melalui Superbook bagi setiap anak di gereja-gereja lokal di Indonesia.

 

Saya Mau Dukung Superbook

 

Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?