Sekolah Minggu Membosankan, Tapi Sekarang Anak-anak Lebih Memahami Kisah Alkitab Karena..

Impact Story / 23 July 2026

Sekolah Minggu Membosankan, Tapi Sekarang Anak-anak Lebih Memahami Kisah Alkitab Karena..
Sumber: dok. Istimewa
Claudia Jessica Official Writer
2029

Bagi Jeslyn Nathaniella Buaya, sekolah minggu dulu terasa biasa saja bahkan membosankan. Meski begitu, anak berusia 11 tahun dari Nias ini tetap datang ke gereja, bernyanyi, berdoa, mendengar cerita firman Tuhan, lalu pulang. Semuanya berjalan seperti rutinitas yang baik, tetapi belum selalu meninggalkan kesan yang kuat di hati anak-anak.

Mama Jeslyn pun melihat hal yang sama. Sebelum Superbook hadir, anak-anak memang mengikuti sekolah minggu, tetapi cara belajar yang hanya diceritakan membuat mereka lebih mudah lupa. Kisah Alkitab yang seharusnya hidup dan penuh makna kadang hanya terdengar seperti cerita yang lewat begitu saja.

“Sebelum ada Superbook, anak-anak biasa aja. Sudah nyanyi, sudah berdoa, gitu-gitu aja di sekolah minggu,” ungkap Mama Jeslyn.

 

BACA JUGA: Setelah Melihat Yesus Disalibkan, Aurel Belajar Berubah dan Minta Maaf kepada Mama

 

Bukan berarti anak-anak tidak mau belajar firman Tuhan. Namun bagi anak-anak, memahami kisah Alkitab lewat cerita lisan tidaklah mudah. Mereka bisa mendengar, tetapi belum tentu mampu memahami peristiwa, tokoh, suasana, dan pesan yang ingin disampaikan.

“Kalau hanya diceritakan kan anak-anak mungkin bisa lupa,” tambahnya.

Perubahan mulai terasa ketika Superbook digunakan dalam sekolah minggu di Gereja AFY Biouti. Bagi Jeslyn, kisah Alkitab yang sebelumnya hanya didengar kini terasa lebih nyata. Ia bukan hanya mendengarkan cerita, tetapi melihat bagaimana kisah itu terjadi. Tokoh-tokoh Alkitab menjadi lebih mudah diingat, alurnya lebih mudah dipahami, dan pesan firman Tuhan terasa lebih dekat dengan hidupnya.

“Kisah-kisah Tuhan Yesus itu mudah diingat, seperti nyata,” kata Jeslyn.

Mama Jeslyn juga melihat dampaknya. Setelah menonton Superbook, Jeslyn mulai bisa menceritakan kembali kisah-kisah Alkitab yang ia pelajari, meskipun tidak lengkap dari awal sampai akhir.

Namun bagi orang tua, itu sudah menjadi perubahan yang berarti. Firman Tuhan tidak lagi hanya didengar sebentar, tetapi mulai tertanam dalam ingatan anak.

 

BACA JUGA: GMIT Motamaro Alami Pertumbuhan Luar Biasa Setelah Menggunakan CBN Disciple

 

“Anak-anak seolah-olah langsung melihat apa yang terjadi. Mereka lebih memahami, lebih mendalam lagi,” jelas Mama Jeslyn.

Salah satu kisah Superbook yang paling membekas bagi Jeslyn adalah kisah Tuhan Yesus disalibkan. Ia masih mengingat bagaimana Yesus ditangkap, dibawa ke Bukit Golgota, diolok-olok, disalibkan, dikuburkan, lalu bangkit pada hari ketiga.

Namun bagian yang paling menyentuh hatinya adalah ketika Tuhan Yesus berdoa bagi orang-orang yang menyalibkan-Nya.

“Ya Bapak, ampuni mereka,” ucap Jeslyn saat mengingat perkataan Yesus di kayu salib.

Dari kisah itu, Jeslyn belajar bahwa Tuhan Yesus disalibkan untuk mengampuni dosa manusia. Ia juga mendapatkan pelajaran berharga tentang mengampuni dan mengasihi sesama.

“Saya belajar tentang mengampuni orang dan mengasihi sesama,” katanya.

Dampak Superbook tidak berhenti pada pemahaman Alkitab. Semangat Jeslyn untuk terlibat di sekolah minggu juga mulai bertumbuh. Ia kini berani memimpin pujian, mengajak teman-temannya memuji Tuhan, berdoa, dan membawa persembahan.

 

BACA JUGA: "Mama Minta Maaf" Kalimat yang Memulihkan Hubungan Ibu Lastiar dan Putrinya

 

Sebelum melayani, Jeslyn bahkan berlatih di rumah bersama mamanya, menyusun kata-kata sendiri, dan bertanya jika memiliki keraguan.

Kini, sekolah minggu tidak lagi terasa sekadar rutinitas bagi Jeslyn. Melalui Superbook, kisah Alkitab menjadi lebih hidup, mudah diingat, dan lebih mudah dipahami.

Sekolah minggu yang dulu terasa membosankan, kita membuat anak-anak lebih memahami kisah-kisah Alkitab, memahami kasih Tuhan Yesus, dan berani melayani Tuhan sejak kecil.

Melalui Superbook, kisah Alkitab tidak hanya didengar, tetapi juga menjadi hidup dan mudah dipahami oleh anak-anak seperti Jeslyn. Dukungan Anda dapat menolong lebih banyak anak di berbagai daerah mengenal firman Tuhan dengan cara yang menyenangkan, relevan, dan berdampak bagi pertumbuhan iman mereka.

Mari ambil bagian dalam pelayanan Superbook agar semakin banyak generasi anak bertumbuh mengenal Tuhan dan berani melayani-Nya sejak kecil.

 

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?