Seorang kreator TikTok asal Birmingham, Inggris, membagikan perjalanan imannya setelah mengaku bermimpi tentang Yesus selama tiga malam berturut-turut. Pengalaman itu menjadi awal dari keputusannya untuk mempelajari Kekristenan hingga akhirnya menyerahkan hidup kepada Kristus.
BACA JUGA: Punya Nyaris 1 Juta Pengikut, Peramal Tarot Ini Tinggalkan Semuanya demi Yesus
Kreator bernama Kieos tersebut sebelumnya dikenal aktif membuat konten tentang keyakinan lamanya dan membela kepercayaan tersebut di hadapan lebih dari 100 ribu pengikut. Padahal, ia dibesarkan dalam keluarga ateis dan tidak mengenal agama sejak kecil.
Pada usia 25 tahun, Kieos mulai mempelajari sebuah keyakinan melalui video di media sosial. Ia kemudian membaca banyak buku, mengikuti kursus, menjalankan ibadah, dan terlibat dalam berbagai diskusi keagamaan.
Namun, seiring berjalannya waktu, sejumlah pertanyaan mulai muncul dalam pikirannya. Ia berusaha mencari jawaban dari beberapa orang yang dianggap memahami keyakinan tersebut, tetapi jawaban yang diterimanya belum mampu menenangkan kegelisahannya.
Di tengah pencarian itu, Kieos mengalami sesuatu yang tidak pernah ia bayangkan. Selama tiga malam berturut-turut, ia bermimpi tentang Yesus.
“Jujur, saya masih belum sepenuhnya mengerti. Saya tidak pernah bermimpi,” ungkapnya.
Kieos mengaku sebelumnya tidak sedang melihat atau memikirkan gambar Yesus. Karena itu, mimpi yang terjadi berulang kali tersebut terasa sangat berbeda baginya.
“Saya menganggapnya sebagai tanda dari Tuhan untuk mencari tahu tentang Kristus, yang selama hidup saya telah saya ingkari keilahian-Nya,” katanya.
Mimpi itu tidak langsung membuatnya menjadi seorang Kristen. Namun, pengalaman tersebut mendorongnya untuk mulai membaca, bertanya, dan mempelajari iman Kristen secara serius.
Selama sekitar lima hingga enam minggu, Kieos berbicara dengan sejumlah orang Kristen dan mengajukan banyak pertanyaan tentang Yesus. Dalam proses itu, ia mulai memahami bahwa hubungan dengan Tuhan bukan sekadar mengikuti aturan atau menjalankan ritual.
Ia juga mulai berdoa menggunakan kata-katanya sendiri. Baginya, doa tidak lagi terasa seperti kewajiban, melainkan sebuah percakapan yang jujur dengan Tuhan.
“Saya mulai berdoa dalam bahasa Inggris, dengan tulus dari hati saya, dan itu telah mengubah segalanya bagi saya,” ujarnya.
BACA JUGA: Justin Bieber Ubah Panggung Piala Dunia Jadi Momen Penyembahan lewat Everything Hallelujah
Kini, Kieos mengaku telah menyerahkan hidupnya kepada Kristus. Meski keputusannya menuai kritik dan ancaman dari sebagian orang yang sebelumnya mendukungnya, ia memilih tetap terbuka tentang perjalanan imannya.
“Di dalam hati saya, saya telah menyerahkan hidup saya kepada Kristus,” katanya. “Saya benar-benar merasa bahagia.”
Sumber : Cbn.com | Jawaban.comIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!