Sebanyak 40 pasang pendeta Sinode GMIT dan 64 wisudawan The Parenting Project mengikuti kegiatan Gathering Pendeta Sinode GMIT dan Wisuda The Parenting Project di GMIT Center pada Selasa, 26 Mei 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas para pendeta dan keluarga pendeta dalam membangun keluarga yang sehat, tangguh, serta berpusat pada nilai-nilai Kristiani.
BACA JUGA: Urgent Pendidikan Agama Kristen di Sekolah Dasar! Superbook for School Jawab Kebutuhan Ini
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran keluarga sebagai fondasi utama pembentukan iman dan karakter anak.

Dengan mengikuti The Parenting Project, para peserta diperlengkapi dengan pemahaman dan keterampilan praktis dalam menjalankan peran sebagai orang tua, pasangan, sekaligus pelayan Tuhan di tengah jemaat dan masyarakat.
Acara ini dihadiri Ketua Yayasan CBN Indonesia, Mark McClendon, serta Ketua Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Bapak Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan dan apresiasi terhadap penguatan keluarga Kristen melalui The Parenting Project, yang sejalan dengan tema tahunan PGI, yaitu Ecclesia Domestica atau Gereja Rumah Tangga.
BACA JUGA: Sekolah Sementara SD Alur Jambu Aceh Tamiang Resmi Digunakan, Pendidikan Mulai Pulih
Konsep Ecclesia Domestica menekankan bahwa keluarga merupakan tempat pertama nilai-nilai Kristiani, doa, kasih Allah, dan pembentukan iman dipraktikkan. Dengan demikian, rumah menjadi “gereja kecil” tempat anak-anak belajar mengenal Tuhan dan membangun karakter sejak dini.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah pembukaan yang diisi dengan pujian dan renungan firman Tuhan. Setelah itu, peserta mengikuti pemutaran video modul serta diskusi bersama yang berfokus pada tiga modul utama The Parenting Project, yaitu Modul Menjadi Seorang Ayah, Seksualitas Sehat dalam Keluarga, dan Orang Tua Sepanjang Masa.
BACA JUGA: Help and Hope Framework Hadir di 84 Lokasi, Hadirkan Transformasi Holistik bagi Keluarga
Selama sesi diskusi, para peserta diajak merefleksikan pentingnya peran ayah, komunikasi yang sehat tentang seksualitas dalam keluarga, serta pendampingan orang tua yang berkelanjutan di setiap tahap kehidupan anak.
Para peserta juga berbagi pengalaman dan praktik baik dalam menghadapi tantangan keluarga, pelayanan, dan perkembangan dunia digital.

Sebagai puncak acara, 64 peserta mengikuti prosesi Wisuda The Parenting Project setelah menyelesaikan seluruh rangkaian tujuh modul pembelajaran. Prosesi ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen para peserta dalam memperkuat kapasitas sebagai orang tua dan keluarga Kristen.
Melalui kegiatan ini, para pendeta dan keluarga pendeta diharapkan semakin diperlengkapi untuk menjadi teladan dalam keluarga, jemaat, dan masyarakat luas.
Mari ambil bagian dalam pelayanan The Parenting Project, agar semakin banyak keluarga Kristen diperlengkapi untuk membangun rumah yang penuh kasih, iman, dan keteladanan. Bersama, kita dapat menolong para orang tua dan pelayan Tuhan menghadirkan keluarga yang kuat, sehat, serta berpusat pada Kristus bagi generasi mendatang.
Sumber : Jawaban.com
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!