Libur sekolah seharusnya menjadi waktu yang menyenangkan dan bermanfaat bagi anak-anak. Namun, tidak sedikit orang tua merasa khawatir karena anak justru menghabiskan banyak waktu untuk bermain game atau menatap layar gadget, terutama saat orangtua kerja dan tidak bisa mendampingi anak sepanjang hari.
Tapi tenang aja, dengan perencanaan yang lebih baik, orangtua bisa mengisi libur sekolah anak dengan kegiatan yang lebih positif, seru dan lebih membangun.
Anak bisa belajar hal baru, mengembangkan kreativitas, bertumbuh dalam iman, serta tetap memiliki waktu berkualitas bersama keluarga saat orang tua pulang kerja atau di akhir pekan.
Berikut tujuh kegiatan positif yang bisa dilakukan selama libur sekolah agar anak tidak hanya sibuk dengan gadget.
BACA JUGA: 7 Cara Orang Tua Membuat Anak Tetap Aktif dan Terlepas dari Gadget Saat Liburan Sekolah
1. Menonton Tayangan Rohani yang Membangun
Saat orangtua kerja, anak tetap bisa diarahkan untuk menonton tayangan yang aman, positif, dan membangun iman. Salah satunya adalah animasi Alkitab seperti Superbook.
Di YouTube Superbook, anak-anak bisa nonton cerita Alkitab yang dikemas dengan menarik dan membantu anak belajar tentang ketaatan, keberanian, kasih, pengampunan, dan percaya kepada Tuhan.
Kemudian setelah pulang kerja, orang tua bisa melanjutkannya dengan diskusi singkat, misalnya dengan bertanya, “Apa pelajaran yang kamu dapat dari cerita hari ini?”
2. Membuat Jadwal Harian Sederhana
Agar libur sekolah tidak berjalan tanpa arah, atau cuma main game aja, orang tua bisa membuat jadwal harian yang mudah diikuti anak.
Jadwalnya tidak perlu terlalu padat, tetapi cukup membantu anak tahu kapan waktunya beristirahat, membaca, bermain, membantu di rumah, menonton, dan beraktivitas fisik.
Dengan jadwal yang jelas, anak belajar disiplin meski sedang libur. Orang tua yang bekerja juga akan lebih tenang karena anak memiliki rutinitas yang terarah di rumah.
BACA JUGA: Psikolog Kasih Tips Seru Manfaatkan Libur Sekolah untuk Anak
3. Liburan Sambil Belajar ke Museum
Saat akhir pekan atau ketika orang tua mengambil cuti, museum bisa menjadi pilihan wisata edukasi yang menyenangkan. Anak bisa belajar sejarah, budaya, sains, seni, atau tokoh-tokoh penting dengan cara yang lebih nyata dan menarik dibanding hanya membaca buku.
Agar kunjungan lebih seru, orang tua bisa membuat tantangan kecil, misalnya meminta anak mencatat tiga hal baru yang mereka pelajari selama di museum.
4. Berkebun di Rumah
Berkebun adalah kegiatan sederhana yang bisa dilakukan di rumah, bahkan saat orangtua kerja. Anak bisa diberi tanggung jawab untuk menyiram tanaman, membersihkan daun kering, atau mengamati pertumbuhan tanaman setiap hari.
Kegiatan ini mengajarkan anak tentang kesabaran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap ciptaan Tuhan. Selain itu, berkebun juga membuat anak punya aktivitas di luar layar gadget.
Sumber : Jawaban.com
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”