Salib Bukan Tanda Kekalahan, Justru Kemenangan Sejati
Sumber: Jawaban Channel Youtube

Fakta Alkitab / 7 April 2026

Kalangan Sendiri

Salib Bukan Tanda Kekalahan, Justru Kemenangan Sejati

Aprita L Ekanaru Official Writer
103

Pernahkah Anda berpikir, “Kalau Tuhan maha kuasa, mengapa Dia tidak menyelamatkan manusia dengan cara spektakuler? Seperti superhero yang menghancurkan kejahatan dengan kekuatan besar dan kemenangan gemilang?”

Anehnya, Yesus justru memilih salib. Cara paling hina, memalukan, dan tidak masuk akal pada zamannya. Lalu, apakah percaya kepada Mesias yang disalibkan itu kebodohan atau kebohongan? Inilah fakta Alkitab yang jarang dipahami.

 

BACA JUGA: Kemenangan Sejati hanya Melalui Sosok Ini

 

Diejek Karena Menyembah Tuhan yang Disalibkan

Di zaman Romawi, salib adalah hukuman untuk penjahat paling rendah. Itu simbol kekalahan, bukan kemenangan. Jadi ketika ada orang yang menyembah sosok yang disalibkan, reaksinya hampir selalu sama: "Mustahil itu Tuhan."

Fakta sejarah di abad kedua Masehi membuktikan hal ini. Dikenal sebagai Alexamenos Graffito, sebuah gambar di dinding Roma menunjukkan seseorang menyembah sosok berkepala keledai yang disalibkan, dengan tulisan: "Alexamenos menyembah Allahnya." Di budaya Romawi, keledai adalah simbol kebodohan dan kehinaan. Artinya, Alexamenos sedang diejek: "Kamu menyembah Allah yang bodoh."

Iman yang Tetap Tegak di Tengah Hinaan

Menariknya, tidak ada bukti bahwa Alexamenos berhenti percaya. Sejarah menjadi saksi: sejak awal, orang Kristen sudah menyembah Yesus yang disalibkan, meskipun tahu itu mendatangkan ejekan. Mengapa? Karena bagi dunia, Tuhan harus kuat, menang, dan tidak menderita. Salib terlihat seperti kekalahan.

Tapi Alkitab sudah menubuatkan hal ini jauh sebelumnya: “Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan” (Yesaya 53:3). Mesias yang datang bukan dielu-elukan, tetapi ditolak. Bahkan saat penyaliban, orang berkata: “Jika Engkau Anak Allah, turunlah dari salib.” Mereka tidak bisa menerima bahwa keselamatan datang melalui penderitaan.

Paulus menjelaskan: “Kami memberitakan Kristus yang disalibkan, suatu batu sandungan dan kebodohan” (1 Korintus 1:23). Mengapa? Karena salib mematahkan keangkuhan manusia. Salib berkata: “Kamu tidak bisa menyelamatkan dirimu sendiri.”

Dunia Masih Sama, Iman Punya Harga

Hari ini dunia masih sama. Bukan dalam bentuk graffiti, tapi sindiran, pertanyaan, dan keraguan. Apakah kita akan malu atau tetap percaya? Kabar baiknya: kuasa salib Kristus masih bekerja. Itu bukan kebodohan, tetapi jalan keselamatan.

 

BACA JUGA: Masuk Surga Tanpa Perbuatan Baik, Mungkinkah?

 

Yesus sudah mati untuk Anda. Dunia melihat salib dan berkata “kegagalan.” Tetapi iman melihat salib dan berkata “penebusan.” Salib yang terlihat lemah adalah kuasa Allah yang sejati.

Butuh didoakan? Hubungi Layanan Doa CBN di 082215002424. Kami ada untuk Anda. Tonton terlebih dahulu video selengkapnya di bawah ini:

Sumber : Jawaban Channel
Halaman :
1

Ikuti Kami