Aksi agresif Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengendalikan Greenland yang meliputi wilayah Denmark mengundang perbincangan global. Meskipun dalam sebuah pidatonya Trump menyampaikan bahwa pengambilalihan ini tidak akan dilakukan dengan kekerasan, namun ia bersikukuh untuk menguasai wilayah tersebut cepat atau lambat.
Ia mengungkapkan niat ini dengan pernyataan ini, “Kita butuh (wilayah greeland) untuk keamanan nasional dan internasional yang strategis. Pulau yang sangat besar dan tidak aman ini sebenarnya adalah bagian dari Amerika Utara. Itu adalah wilayah kita.”
Ia menegaskan tidak ada negara lain selain Amerika yang dapat mengamankan Greeland. Oleh karena itu, sangat penting bagi para pemimpin Eropa untuk menyerahkan pulau tersebut ke tangan Amerika. “Saya mau segera bernegosiasi sekali lagi membahas akuisisi Greeland oleh Amerika,” tegasnya.
Sejak pernyataan ini disampaikan, dunia internasional segera meresponi dengan beragam spekulasi, termasuk bagaimana isu ini bisa memicu reaksi dari negara-negara Eropa dan berujung pada pecahnya Perang Dunia 3.
Baca Juga: 3 Nubuat Besar yang Sedang Digenapi di Depan Mata Kita
Pertanyaannya adalah: Jika Perang Dunia 3 pecah, apa Indonesia masih aman?
Situasi global yang semakin memanas ini menjadi perhatian dari mantan Presiden Indonesia Keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Ia meyakini jika konflik ini bisa berimbas pada pecahnya Perang Dunia 3.
“Sangat mungkin Perang Dunia 3 terjadi. Meskipun, saya tetap percaya hal yang sangat mengerikan ini bisa dicegah. Tapi, day by day, ruang dan waktu untuk mencegahnya menjadi semakin sempit,” ungkapnya.
Meski begitu, konflik ini dianggap menjadi refleksi bagi Indonesia untuk mengambil tindakan untuk memperkuat pertahanan sebelum menjadi sasaran negara adikuasa seperti Amerika. Co-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khaorul Fahmi menyampaikan agar Indonesia perlu aktif membangun otonomi strategis, melalui kekuatan ekonomi, ketahanan keamanan, dan jejaring hubungan yang adaptif.
Di Indonesia, melalui massivenya pemberitaan online konflik ini telah berhasil memicu kecemasan bagi sebagian orang, tidak terlepas dengan reaksi dari gereja dan juga jemaat. Bayangan akan dampak Perang Dunia 3 menjadi momok yang menakutkan. Bahkan situasi ini mulai dikaitkan dengan nubuatan akhir zaman yang tertulis di dalam Alkitab.
Ketika konflik Greenland semakin memanas, apakah gereja dan orang-orang percaya meyakini jika ini akan berujung pada Perang Dunia 3?
Tidak dipungkiri Perang Dunia mungkin akan terjadi di masa depan. Alkitab sendiri memang tidak menyebut secara eksplisit istilah “Perang Dunia 3”. Namun, Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa peperangan besar akan terjadi di masa depan sebagai bagian dari rangkaian peristiwa menjelang kedatangan Kristus yang kedua. Dalam Kitab Yehezkiel 38–39, dinubuatkan perang Gog dan Magog yang akan terjadi sebelum atau di tengah masa kesengsaraan. Yesus sendiri menegaskan bahwa sebelum akhir zaman akan ada peperangan dan gejolak antarbangsa (Matius 24:6–7). Gambaran ini sejalan dengan penglihatan Rasul Yohanes dalam Kitab Wahyu, di mana konflik berskala global terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada perang terakhir saat Kristus datang untuk menghakimi dan memerintah sebagai Raja atas segala raja (Wahyu 19).
Baca Juga: SBY Sebut 5 Pemimpin Dunia Ini Berperan Penting dalam Menentukan Perdamaian Global
Dengan demikian, Alkitab lebih menekankan kepastian terjadinya peperangan besar dan kemenangan akhir Kristus, bukan pada penamaan atau kronologi detail perang-perang dunia sebelum itu. Oleh karena itu, isu Perang Dunia 3—termasuk yang dipicu oleh konflik Greenland—perlu disikapi dengan sikap rohani yang dewasa. Gereja dan orang percaya tidak dipanggil untuk hidup dalam ketakutan atau spekulasi, melainkan untuk berjaga-jaga, berakar dalam kebenaran Firman Tuhan, dan tetap menjalankan panggilan sebagai pembawa damai. Di tengah dunia yang makin tidak stabil, respons terbaik orang percaya adalah memperkuat doa, memperteguh iman, dan semakin setia memberitakan Injil, sambil memegang keyakinan bahwa sejarah dunia berada di bawah kedaulatan Tuhan dan akan berakhir dalam kemenangan Kristus.
Hari-hari ini sebagian dari Anda mungkin sedang merasa cemas dengan bagaimana jika konflik global ini meluas dan menyebabkan Perang Dunia 3. Saya mengajak Anda untuk tetap tenang dan menyerahkan semua kekuatiran Anda kepada Tuhan. Jika Anda membutuhkan dukungan doa atau teman untuk sekadar mendengar keresahan yang Anda alami, kami hadir melalui Call Center 24 jam setiap hari. Silahkan hubungi kami di nomor kontak 082215002424 atau klik tombol di bawah ini untuk langsung terhubung.