Bersama keluarganya, Angel (10 tahun), hidup sederhana di sebuah desa di Pulung Kencana Tulang Bawang Barat, Lampung. Berbekal peternakan ikan nila sederhana, orang tuanya membesarkan Angel dan kedua adiknya yang masih sangat belia.
Satu hal yang mengagumkan dari kedua orang tuanya adalah selalu mendorong Angel untuk dekat dengan Tuhan. Karena itu, bagi Angel pergi ke sekolah minggu adalah jadwal rutinnya setiap hari Minggu. Namun di balik sikap tenangnya, ada pergumulan yang tidak banyak orang tahu—ia adalah anak yang sangat pemalu dan tidak percaya diri. Ibunya mengatakan, “Kalau suara dikerasin sedikit aja, dia bisa langsung nangis.”
Baca Juga: Doa Daniel di Tengah Gelapnya Goa Singa Menginspirasi Shinta Berani Lawan Rasa Takut
Suatu kali di sekolah, Angel pernah menjawab soal di papan tulis dan ternyata jawabannya salah. Teman-temannya menertawakan dia dan berkata, “Kok salah sih?” Sejak saat itu Angel menjadi mudah malu dan kehilangan rasa percaya diri. Ia takut salah ketika berbicara atau melakukan sesuatu di depan orang lain.
Namun Tuhan tahu Angel sedang bergulat dengan dirinya. Hingga pada bulan Agustus 2025 lalu, Angel ikut kegiatan Layar Tancap Superbook di dekat rumahnya. Malam itu, bersama teman-temannya, ia menonton kisah Musa—seorang tokoh Alkitab yang juga pernah merasa tidak percaya diri. Musa merasa tidak layak dan takut berbicara di depan orang banyak. Tapi Musa belajar satu hal penting: percaya kepada Tuhan.
Kisah itu menghentak hati Angel. Ia merasa seperti sedang melihat dirinya sendiri. Dengan dorongan dari guru sekolah minggu, malam itu ia berdoa, “Tuhan, aku juga mau jadi percaya diri seperti Musa.”
Baca Juga: Kehilangan Mama Membuat Anak Ini Down, Tapi Tidak Lagi Setelah Menonton Ini...
Perubahan itu tidak terjadi dalam semalam. Tapi perlahan, buah dari doa dan keyakinan itu mulai terlihat. Kini, Angel mulai berani berdoa di sekolah minggu. Ia juga menunjukkan kepercayaan diri dalam mengurus adik-adiknya di rumah. Bahkan di sekolah, ia semakin yakin bahwa ia bisa belajar dan berhasil tanpa harus menyontek. “Aku yakin aku bisa,” katanya pelan, tapi mantap.
Ibunya pun menyadari perubahan itu. “Dulu Angel itu kalau suara dikerasin sedikit langsung nangis. Tapi dia sekarang nggak malu-malu banget lagi.”
Layar Tancap Superbook merupakan salah satu kegiatan yang sedang kami kerjakan untuk mengenalkan Kristus kepada setiap anak di seluruh pelosok Indonesia - dari kota hingga ke desa. Bekerja sama dengan gereja lokal, kami sudah memberkati ribuan anak yang hadir dan menyaksikan kisah-kisah inspiratif Alkitab dari Animasi Superbook dan menjadikan hal ini sebagai langkah bagi setiap anak untuk mengenal pribadi Yesus dan semakin mencintai Dia.
Jika Anda terinspirasi dengan kesaksian ini, mari bagikan kepada satu orang terdekat Anda. Dengan demikian Anda telah mendukung pelayanan pemuridan Superbook bahwa dampaknya bisa didengar lebih banyak orang. Mari klik share sekarang!