Di usianya yang baru 10 tahun, Immanuel Dany Martania (Nuel) tak pernah menyangka kalau doa dan ketulusan hatinya bisa membawa perubahan besar dalam keluarga. Semua berawal dari satu kerinduan sederhana, melihat Ayah kembali beribadah di gereja bersama mereka.
Sudah cukup lama Ayah jarang ke gereja. Setiap kali diajak, Ayah selalu berkata lelah setelah bekerja. Awalnya, Nuel hanya diam dan menurut. Tapi lama-kelamaan, ia merasa kehilangan sesuatu. Ia rindu duduk bersama Ayah dan Mama di bangku gereja, memuji Tuhan seperti dulu.
Ketika ditanya, Nuel mengaku pernah bepikir bahwa, “Aku kan cuma anak-anak. Apa mungkin Tuhan pakai aku untuk mengubah hati Ayah?”
Suatu hari di Sekolah Minggu, Nuel menonton tayangan Superbook tentang kisah Ester. Ia tertegun melihat bagaimana Ester berani menghadap raja demi menyelamatkan bangsanya. Ia tahu risikonya besar, tapi ia percaya Tuhan menyertainya.
Kisah Ester mendorong keberanian di hati Nuel. “Kalau Ester saja bisa dipakai Tuhan, berarti aku juga bisa,” kata Nuel.
Sejak malam itu, Nuel mulai berdoa setiap hari. Ia berdoa dengan sederhana, tapi penuh iman agar Tuhan tolong lembutkan hati Ayah supaya mau ke gereja lagi. Kadang Ayah masih menolak ajakannya. Tapi Nuel tidak menyerah.
Ia belajar untuk berbicara dengan lembut, tidak memaksa, dan terus menunjukkan kasih kepada Ayah. Ia percaya, Tuhanlah yang bekerja di balik semua usahanya.
Hari yang dinantikan akhirnya datang. Suatu Minggu pagi, saat Nuel kembali mengajak Ayah ke gereja, jawabannya berbeda. Ayah tersenyum dan berkata pelan, “Baiklah, Ayah ikut ke gereja.” Seketika hati Nuel penuh sukacita.
Di gereja, ia duduk di samping Ayahnya, bernyanyi dan berdoa bersama. Nuel tahu bahwa Tuhan benar-benar menjawab doanya.
Lewat pengalaman ini, Nuel belajar bahwa Tuhan bisa memakai siapa saja, bahkan seorang anak kecil, untuk membawa terang dalam keluarga. Ia belajar bahwa kasih dan doa yang tulus dapat melembutkan hati yang keras, karena ketika kita berdoa, Tuhanlah yang bekerja.
Sama seperti Nuel yang hanyalah anak kecil namun Tuhan memakainya secara luar biasa membawa ayahnya untuk kembali berbalik kepada Tuhan, kita juga bisa dipakai-Nya secara luar biasa.
Dengan cara sederhana seperti mendukung pelayanan Superbook untuk terus membantu anak-anak seperti Nuel mengenal Tuhan dengan cara yang menyenangkan dan relevan.
Melalui kisah-kisah Alkitab yang hidup, anak-anak belajar berani, beriman, dan membawa perubahan di sekitarnya. Yuk, dukung pelayanan Superbook agar lebih banyak anak mengalami kasih Tuhan dan bertumbuh dalam iman!
Sumber : Superbook Indonesia