Edgar Belajar Tuhan Lebih Penting Daripada Main, Apa yang Menggerakkan Hatinya?
Sumber: dok. Istimewa

Family / 14 October 2025

Kalangan Sendiri

Edgar Belajar Tuhan Lebih Penting Daripada Main, Apa yang Menggerakkan Hatinya?

Claudia Jessica Official Writer
3098

Anak mana yang tidak suka bermain? Hampir setiap anak lebih suka bermain daripada melakukan aktivitas lainnya. Sama seperti Edgar Emmanuel Dollysikhem Gasper JR (11 tahun).

Edgar, anak kelas 5 SD dari Sekolah Papua Harapan, dikenal sebagai anak yang aktif dan ceria. Setiap sore, ia selalu bermain bersama adiknya dan teman-teman di sekitar rumah.

Namun di balik kebiasaannya yang menyenangkan itu, ada satu hal yang sering membuat Edgar lalai. Ia seringkali lupa waktu dan terlambat datang ke Komsel Anak. Bahkan, beberapa kali ia tidak datang sama sekali karena sudah terlalu lelah bermain.

Saat itu, Edgar belum benar-benar mengerti bahwa belajar firman Tuhan adalah bagian penting dari hidupnya. Ia menganggap ibadah hanyalah kegiatan tambahan, bukan sesuatu yang perlu diutamakan. Tapi mindset itu berubah ketika gerejanya, GKN Kasih Karunia Sentani mengadakan Superbook Layar Tancap.

Tayangan berjudul Sadrakh, Mesakh, dan Abednego di Superbook Layar Tancap menarik perhatian Edgar. Ia melihat bagaimana tiga orang muda itu tetap setia kepada Tuhan, meskipun mereka harus dilempar ke perapian api yang menyala-nyala. Tapi ajaibnya, Tuhan melindungi mereka! Mereka tidak terbakar, bahkan pakaian mereka tidak berbau asap.

Momen itu membuat hati Edgar tersentuh.

Edgar mengungkapkan, “Kalau mereka bisa setia pada Tuhan dalam keadaan sesulit itu, kenapa aku tidak bisa taat dalam hal kecil seperti datang ke Komsel tepat waktu?”

Sejak malam itu, ia berdoa dan berjanji untuk lebih mengutamakan Tuhan daripada bermain.

Perlahan tapi pasti, perubahan itu terlihat nyata. Edgar mulai belajar untuk disiplin dan tidak mudah terdistraksi oleh kesenangan sementara. Setiap kali waktunya ibadah, ia memilih untuk berhenti bermain lebih awal dan mempersiapkan diri. Ia ingin menjadikan Tuhan sebagai prioritas utama dalam hidupnya.

Edgar belajar bahwa ketaatan kepada Tuhan, sekecil apa pun bentuknya, adalah wujud kasih dan iman yang hidup. Seperti Sadrakh, Mesakh, dan Abednego yang berani taat di tengah api, Edgar juga belajar menaati Firman Tuhan.

Melalui tayangan Superbook, kami berharap semakin banyak anak seperti Edgar yang mengalami perubahan hati dan belajar hidup setia kepada Tuhan. Ayo, dukung pelayanan Superbook agar semakin banyak anak di seluruh Indonesia mengenal Tuhan Yesus sejak dini.

 

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami