Bangun Kesadaran Politik Umat, GPIB Luncurkan Gereja Ramah Demokrasi
Sumber: Jawaban.com - Daniel Tanamal

News / 23 August 2025

Kalangan Sendiri

Bangun Kesadaran Politik Umat, GPIB Luncurkan Gereja Ramah Demokrasi

daniel.tanamal Official Writer
3201

Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) menegaskan komitmennya dalam memperkuat kehidupan berbangsa dengan meluncurkan konsep Gereja Ramah Demokrasi di Balikpapan, Kalimantan Timur. Gagasan ini lahir dari semiloka Departemen Germasa GPIB dari tanggal 21 - 24 Agustus yang berakhir dengan Ibadah Minggu dan Penutupan di GPIB Jemaat Bukit Sion Balikpapan.

Melalui program ini, gereja didorong hadir bukan hanya dalam ibadah rohani, tetapi juga dalam membangun kesadaran politik dan kebangsaan umat.

Informasi dari Pendeta Manuel Essau Raintung, S.Si. M.M. (Ketua II Majelis Sinode GPIB), Konsep tersebut dirumuskan untuk menjawab tantangan demokrasi yang dihadapkan pada korupsi, populisme, serta rendahnya kepercayaan publik terhadap lembaga politik. Gereja diyakini dapat menjadi wadah pembinaan warga negara yang partisipatif, kritis, dan berintegritas, sekaligus meneguhkan peran iman dalam ruang publik.

Tiga tujuan utama disusun dalam konsep ini, yaitu memperkuat pemahaman gereja tentang politik, memetakan peran politik yang relevan, dan merancang strategi keterlibatan gereja dalam kehidupan kebangsaan. Target yang ingin dicapai mencakup lahirnya pemahaman substantif politik di kalangan jemaat, tersusunnya peta jalan peran politik gereja, serta strategi nyata untuk memperkuat demokrasi di Indonesia.

Sejumlah isu strategis turut digarisbawahi, di antaranya pendidikan kewarganegaraan, kebebasan berpendapat, keadilan sosial, perdamaian, dan dialog lintas agama. Berbagai program juga telah dipersiapkan, mulai dari penyadaran politik jemaat melalui khotbah dan diskusi kelompok, penyediaan materi edukasi, sekolah kepemimpinan bagi anak dan pemuda, hingga advokasi hukum dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Konsep ini menjadi komitmen kami sebagai pelayan Tuhan di seluruh aras GPIB untuk menghadirkan gereja yang peduli pada demokrasi dan kebangsaan,” bunyi pernyataan resmi GPIB. Kehadiran Gereja Ramah Demokrasi diharapkan dapat memperluas kontribusi gereja dalam kehidupan publik serta memperkuat fondasi demokrasi yang adil dan inklusif.

Sumber : Daniel Tanamal - Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami