Hidup Zion Cendana penuh dengan kontradiksi. Di depan umum, ia dikenal sebagai anak pendeta yang aktif melayani, tetapi di balik layar, ia terjebak dalam dunia hubungan sesama jenis dan kecanduan seksual yang menghancurkannya.
Bagaimana seorang anak hamba Tuhan bisa terjerumus sedalam ini? Dan yang lebih mengejutkan, bagaimana ia akhirnya menemukan jalan pulang?
Zion tumbuh di lingkungan religius, tetapi kedekatan emosional yang hilang dengan ayahnya membuatnya mencari pengganti dalam bentuk hubungan terlarang. Ia mengaku, "Saya ketagihan hubungan seksual dan merencanakannya setiap minggu." Dua kepribadiannya bertolak belakang, diantara pelayan Tuhan di gereja, namun hidup dalam kegelapan di luar.
Titik baliknya datang saat ia didiagnosis HIV positif. Dalam keputusasaan, Tuhan menyentuhnya melalui penglihatan yang mengubah hidupnya. "Saya melihat diri saya seperti mayat, tapi Yesus berkata, ‘Aku akan jaga hatimu’," kisahnya. Penyakit itu justru menjadi alat pemulihan, membawanya pada pertobatan dan penerimaan diri.
Kisah Zion bukan hanya tentang kejatuhan, tetapi tentang harapan. Ia membuktikan bahwa Tuhan menerima kita apa adanya, bahkan di titik terkelam. Jika Anda atau orang terdekat bergumul dengan dosa, kecanduan, atau merasa tidak layak, selalu percaya bahwa pemulihan itu bisa terjadi.
Tonton video selengkapnya di bawah ini dan temukan bagaimana Zion menemukan cahaya di tengah kegelapan.
Jika saat ini Anda sedang menghadapi tantangan yang sama, kami mengundang Anda untuk menghubungi Layanan Doa dan Konseling CBN. Kami siap dengan senang hati memberikan bantuan dan dukungan untuk Anda.
Sumber : Jawaban.comIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”