Perjalanan Chrischof Lawalata yang Mengampuni Berkali-kali

Milenial / 12 September 2024

Kalangan Sendiri
Perjalanan Chrischof Lawalata yang Mengampuni Berkali-kali
Sumber: Solusi TV
Aprita L Ekanaru Official Writer
3671

Banyak dari kita mungkin pernah mendengar kisah tentang keluarga yang berantakan, namun perjalanan hidup Chrischof Lawalata membawa perspektif yang berbeda.

Lahir dari keluarga broken home, Chrischof tumbuh tanpa kehadiran sosok ayah, meskipun ayahnya masih hidup. Kondisi ini tidak hanya mempengaruhi perkembangan emosionalnya, tetapi juga menorehkan luka yang mendalam dalam jiwanya. Bagaimana mungkin seorang anak bisa tumbuh tanpa sosok yang seharusnya menjadi pelindung dan panutan? Inilah yang dialami Chrischof sejak masa kecilnya.

Kedua orang tua Chrischof tidak pernah menikah secara agama maupun sipil, dan situasi ini memperburuk keadaan keluarganya. Sang ayah tinggal terpisah, tidak memberikan dukungan emosional yang dibutuhkan oleh seorang anak yang tengah berkembang. "Saya pikir saya bisa hidup sendiri tanpa orang tua," ujar Chrischof, mengenang masa-masa sulitnya. Namun, seiring berjalannya waktu, kenyataan membuktikan bahwa dirinya tak mampu bertahan sendirian. Dalam usia yang masih belia, Chrischof merasakan betapa pentingnya peran orang tua dalam hidup seorang anak.

Tidak hanya itu, pengalaman kelam juga menghampirinya ketika ia harus menghadapi kenyataan pahit bahwa kakaknya dilecehkan. Rasa marah dan dendam begitu menguasai Chrischof hingga ia sempat berniat untuk membunuh pelaku. Namun, pada titik terendah hidupnya, Tuhan melakukan sesuatu yang tak terduga. Ia dipanggil untuk melepaskan dendam yang begitu membebani hatinya dan belajar untuk mengampuni.

Dalam perjalanan hidupnya, Chrischof juga menyaksikan pemulihan yang terjadi dalam hubungan dengan ayahnya. Ketika sang ayah jatuh sakit, Tuhan membuka jalan bagi mereka untuk memulihkan hubungan yang telah lama hancur. Kisah Chrischof bukan hanya tentang kesulitan, tetapi juga tentang pengampunan, pemulihan, dan kuasa Tuhan yang bekerja dalam hidupnya.

Perjalanan hidup ini menjadi kesaksian yang inspiratif tentang bagaimana cinta, pengampunan, dan kuasa ilahi mampu memulihkan hubungan yang paling rusak sekalipun. Mari kita tonton kisah selengkapnya pada video di bawah ini:

Sumber : Solusi TV
Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?