Suka Pamer Kemesraan di Sosmed Tanda Pasangan Tak Bahagia, Apa Benar?
Sumber: Canva.com

Marriage / 10 July 2024

Kalangan Sendiri

Suka Pamer Kemesraan di Sosmed Tanda Pasangan Tak Bahagia, Apa Benar?

Aprita L Ekanaru Official Writer
295

Pernahkah Anda memperhatikan pasangan yang sering memamerkan kemesraan mereka di media sosial? Mungkin Anda bertanya-tanya, apakah mereka benar-benar bahagia atau hanya ingin menunjukkan kebahagiaan mereka kepada dunia luar?

Banyak orang percaya bahwa semakin sering seseorang memamerkan kemesraan di media sosial, semakin besar kemungkinan mereka merasa tidak bahagia dalam kehidupan nyata. Benarkah demikian?

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kebiasaan memamerkan kemesraan di media sosial bisa jadi merupakan tanda ketidakbahagiaan dalam hubungan. Menurut Dr. Dana Weiser dari Texas Tech University, orang yang sering membagikan momen romantis secara online mungkin mencari validasi dari orang lain karena mereka tidak mendapatkannya dari pasangan mereka. Selain itu, media sosial dapat menciptakan ilusi kebahagiaan yang sebenarnya tidak ada, karena orang cenderung hanya membagikan momen-momen terbaik dan menyembunyikan masalah yang sebenarnya terjadi.

Sebagai umat Kristiani, kita diajarkan untuk menghargai hubungan yang sehat dan jujur. Amsal 27:19 (TB) mengatakan, "Seperti air mencerminkan wajah, demikian hati manusia mencerminkan manusia itu." Ayat ini mengingatkan kita bahwa hubungan yang sejati mencerminkan hati dan karakter kita yang sebenarnya, bukan apa yang ingin kita tunjukkan kepada orang lain.

Namun, penting juga untuk diingat bahwa tidak semua orang yang memamerkan kemesraan di media sosial merasa tidak bahagia. Beberapa pasangan mungkin benar-benar ingin berbagi kebahagiaan mereka dengan teman dan keluarga. Kuncinya adalah memastikan bahwa hubungan Anda didasarkan pada kejujuran, kepercayaan, dan komunikasi yang baik, bukan pada seberapa banyak 'like' atau komentar yang Anda dapatkan.

Jika Anda merasa perlu memamerkan kemesraan Anda secara online untuk merasa dihargai, mungkin saatnya untuk mengevaluasi kembali hubungan Anda dan mencari tahu apa yang sebenarnya Anda butuhkan. Ingatlah bahwa kebahagiaan sejati berasal dari hubungan yang mendalam dan bermakna dengan pasangan Anda dan dengan Tuhan, bukan dari penampilan di media sosial.

Sebagai penutup, mari kita renungkan kata-kata dari Kolose 3:14, "Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan." Kasih yang sejati tidak perlu pameran di media sosial; ia terpancar dari tindakan dan sikap kita sehari-hari. Biarkan hubungan Anda menjadi cerminan kasih Kristus yang sejati, bukan sekadar gambar-gambar yang indah di layar ponsel.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami