7 Sosok Ayah di Alkitab, Pahlawan, Teladan, dan Manusia Biasa
Sumber: Superbook

Fakta Alkitab / 9 November 2023

Kalangan Sendiri

7 Sosok Ayah di Alkitab, Pahlawan, Teladan, dan Manusia Biasa

Puji Astuti Official Writer
2085

Ayah adalah figur penting dalam keluarga, memberikan cinta, dukungan, dan bimbingan kepada anak-anaknya. Mereka juga berperan penting dalam pembentukan karakter anak-anak mereka. Ayah yang saleh adalah ayah yang takut akan Tuhan, yang memiliki integritas dan karakter yang kuat. Mereka juga ayah harus menjadi ayah yang penuh kasih sayang dan sabar, yang selalu ada untuk anak-anak mereka. 

Seorang ayah harus mengajar melalui teladan hidupnya, bukan hanya perkataan saja. Itu sebabnya sosok ayah seringkali adalah pahlawan dan panutan bagi anak-anaknya. Hal ini membuat tuntutan untuk menjadi seorang ayah yang baik tidaklah mudah, seringkali banyak para ayah yang merasa gagal menjadi seorang ayah.  

Dalam Alkitab, kita dapat menemukan banyak kisah para ayah, mereka adalah pria-pria yang kuat, bijaksana, dan penuh kasih sayang, dan beriman kepada Tuhan. Namun ada satu hal yang bisa menguatkan iman Anda sebagai para ayah, mereka juga manusia biasa yang juga mengalami kegagalan. Walau demikian, kasih Tuhan terhadap mereka tidak berubah.  

Siapa saja sosok ayah di Alkitab itu? 

1. Adam: Ayah Pertama di Kehidupan 

Adam, sebagai ayah pertama manusia, memiliki tanggung jawab besar untuk membesarkan anak-anaknya dalam lingkungan yang penuh kasih sayang dan pengajaran Tuhan. Meskipun ia sempat melakukan kesalahan dengan memakan buah terlarang, Adam tetaplah seorang ayah yang taat kepada Tuhan dan memberikan teladan dan mengajarkan anak-anaknya tentang sosok Tuhan yang sebelumnya sangat dekat dengannya. Buktinya, kedua anaknya Kain dan Habel mempersembahkan korban bagi Tuhan dan hal itu berujung pada tewasnya Habel di tangan Kain. Hal itu tidak memadamkan semangat Adam untuk mengenalkan Tuhan kepada putra ketiganya, Set. Maka ketika cucu Adam Enos lahir, ia menjadi penerus gaya hidup penyembah Tuhan itu.  

Lahirlah seorang anak laki-laki bagi Set juga dan anak itu dinamainya Enos. Waktu itulah orang mulai memanggil nama TUHAN - Kejadian 4:26 

2. Nuh: Ayah yang Melindungi Keluarganya 

Nuh merupakan seorang ayah yang luar biasa, yang hidup di tengah-tengah dunia yang jahat dan penuh kekerasan. Namun Ia tetap setia kepada Tuhan dan mematuhi perintah-Nya bahkan bisa menuntun seluruh anak dan mantunya untuk hidup benar. Bahkan saat ia mendapatkan perintah Tuhan yang tidak masuk akal, seluruh keluarganya taat mengerjakan pembangunan bahtera. Bukankah apa yang dialami Nuh saat itu juga sedang kita alami saat ini? Kita sedang hidup dalam dunia yang jahat dan kelam? Jika Nuh bisa melakukannya, Anda juga bisa.  

Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah. Nuh memperanakkan tiga orang laki-laki: Sem,  Ham dan Yafet. - Kejadian 6:9-10 

3. Abraham: Ayah yang Beriman 

Kisah pengorbanan Ishak adalah salah satu kisah paling terkenal dalam Alkitab. Kisah ini menunjukkan ketaatan Abraham kepada Tuhan, bahkan ketika itu berarti mengorbankan putra kesayangannya. Abraham adalah seorang ayah yang berani dan beriman, dan ia bersedia mengorbankan segalanya untuk mengikuti perintah Tuhan. Namun, Abraham juga membuat kesalahan dalam hidupnya. Salah satu kesalahan terbesarnya adalah ketika ia mengusir Ismael dan ibunya, Hagar. Peristiwa ini menunjukkan bahwa Abraham bukanlah seorang ayah yang sempurna. Ia mengusir darah dagingnya, karena konflik Sara dan Hagar.  

Kisah Abraham mengingatkan kita tentang menjadi teladan dalam ketaatan kepada Tuhan, sekalipun harga yang dibayar mahal. Selain itu juga kita juga belajar dari Abraham untuk mengambil tanggung jawab atas kesalahannya, saat ia mengikuti nasihat Sara untuk mengambil Hagar dan tidak mempercayai Tuhan.  

Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu." Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup. - Roma 4:18-19 

BACA JUGA :

7 Alasan Pentingnya Teladan Seorang Ayah dalam Pertumbuhan Anak Laki-lakinya

Anak Sedih Karena Suka Diledek Tak Punya Ayah, Apa yang Harus Mama Lakukan?

4. Ishak: Ayah Pilih Kasih 

Ishak, putra Abraham, mengikuti teladan ayahnya dalam hal iman dan ketaatan kepada Tuhan. Namun dalam mendidik anaknya, ia dan istrinya tidak memiliki kasih yang seimbang kepada putra kembar mereka, Yakub dan Esau. Ishak mengasihi Esau sedangkan Ribka mengasihi Yakub. Mungkin kasih Ishak yang berat sebelah ini yang membuatnya tidak mempercayai nubuatan yang Ribka terima dari Tuhan tentang anak-anak mereka, dan tetap memilih memberkati Esau sehingga berujung pada tindakan penipuan yang dilakukan Yakub dan ibunya.  

Kisah Ishak dan Ribka ini memberikan gambaran jelas pentingnya orangtua untuk mengasihi anak-anaknya tidak berat sebelah. Mereka masing-masing memiliki tempat yang istimewa di hati orangtua. Memberikan pengertian tentang hal ini kepada anak-anak juga sangat penting, sehingga mereka tidak menjadi iri hati.  

Lalu bertambah besarlah kedua anak itu: Esau menjadi seorang yang pandai berburu,  seorang yang suka tinggal di padang, tetapi Yakub adalah seorang yang tenang, yang suka tinggal di kemah. Ishak sayang kepada Esau, sebab ia suka makan daging buruan, tetapi Ribka kasih kepada Yakub. - Kejadian 25:27-28 

5. Yakub: Ayah yang Menyadari Kesalahannya 

Yakub, tanpa sadar melakukan kesalahan ayahnya Ishak, saat ia mencintai Yusuf lebih dari saudara-saudaranya yang lain. Ia membayar mahal kesalahan itu dengan rasa duka yang mendalam saat ditipu oleh ke 10 anaknya yang menjual Yusuf. Namun kebesaran hati Yakub untuk mengampuni putra-putranya saat mengetahui kenyataan bahwa Yusuf masih hidup, patut diteladani. Kasih dan pengampunannya membawa keturunannya menjadi 12 suku bangsa Israel.  

Israel lebih mengasihi Yusuf dari semua anaknya yang lain, sebab Yusuf itulah anaknya yang lahir pada masa tuanya; dan ia menyuruh membuat jubah yang maha indah bagi dia. - Kejadian 37:3 

6. Yusuf Ayah Yesus: Taat Dalam Panggilan  

Yusuf adalah seorang ayah yang mengabdi kepada Tuhan. Ia taat pada panggilannya, dan percaya sekalipun tidak masuk akal. Ia juga dengan penuh kasih menerima Maria, Ibu Yesus sekalipun sempat merasa dikhianati. Ia kemudian membesarkan Yesus, dengan penuh kasih sayang dan  bahkan berjuang melindungi Yesus saat diancam untuk dibunuh. Sekalipun kisah hidupnya tidak dicatat secara mendetail di Alkitab, namun sosok Yusuf menjadi panutan bagi para ayah sejak gereja mula-mula.  

Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat  Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya. - Matius 1:24 

7. Bapa Sorgawi : Teladan Kesempurnaan 

Bapa Surgawi adalah contoh teladan bagi orangtua. Seperti Allah, orangtua perlu menyediakan kasih yang tak terbatas kepada anak-anak mereka, bahkan ketika mereka berbuat salah. Kemudian, mereka harus menunjukkan kedewasaan dengan memberikan nasihat bijaksana dan pengertian kepada anak-anak. Kesetiaan adalah kunci, menjaga janji-janji dan selalu hadir dalam kehidupan mereka, terutama saat anak-anak membutuhkan dukungan. Pengampunan adalah tanda kebaikan hati, sedia untuk memaafkan kesalahan anak-anak yang bertobat. Dan akhirnya, seperti Bapa Surgawi, orangtua perlu memelihara dan melindungi anak-anak mereka dalam segala situasi.  

Mazmur 103:13-14 

Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia. Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu. 

Menjadi seorang ayah memang tidak ada sekolahnya, tidak tutorial yang pasti benar dan berhasil tentang menjadi ayah. Namun Alkitab adalah panduan pasti yang dapat menolong para Ayah, melalui teladan tokoh-tokoh Alkitab kita dapat belajar untuk menjadi ayah yang bijaksana, penuh kasih sayang, dan taat kepada Tuhan. 

Anda sendiri, siapa sosok teladan ayah dalam hidup Anda? 

Sumber : Puji Astuti / Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami