Perbaiki 7 Karakter Lama Ini Jika Anda Ingin Jadi Pribadi yang  Lebih Baik di Tahun Ini
Sumber: Jawaban.com

Kata Alkitab / 2 January 2023

Kalangan Sendiri

Perbaiki 7 Karakter Lama Ini Jika Anda Ingin Jadi Pribadi yang Lebih Baik di Tahun Ini

Lori Official Writer
2161

Setiap tahunnya, seiring semakin banyak masa-masa yang sudah kita lalui, pastinya ada keinginan di dalam diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik. 

Untuk berubah kearah yang lebih baik, kita memang perlu bergulat dengan diri kita sendiri, keinginan kita sendiri dan kemauan dari dalam diri. Seperti disampaikan Paulus dalam Roma 7: 15, “Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat.”

Kita hidup dengan membawa karakter alamiah kita. Ada pula karakter yang justru merusak dan beracun, tetapi karena keinginan daging kita yang lemah kita terus merusak diri dengan karakter tersebut. Sehingga lambat laun karakter tersebut membuat kita menjadi jauh dari Tuhan.

Jika saat ini ada dorongan di dalam diri Anda untuk menjadi pribadi yang lebih baik di tahun ini, mulailah hari ini. Identifikasi setiap karakter lama yang perlu Anda perbaiki, misalnya salah satu dari 7 karakter ini.

1. Acuh tak acuh

Apakah Anda masih sering acuh tak acuh baik kepada orang-orang terdekat Anda, rekan kerja hingga acuh kepada Tuhan? 

Karakter ini hanya akan menjauhkan diri Anda dari hubungan yang hangat dengan orang sekitar dan bahkan Tuhan. Jika Anda ingin menjadi pribadi yang menyenangkan, peduli dan perhatian oleh sekitar mulailah mengubah hati dan pikiran Anda. Tuhan bisa mengubahnya. Percayalah! Asal Anda mau melepaskan karakter ini dan memilih untuk mau belajar lebih ramah, lebih peduli, lebih responsif dan mau merendahkan hati Anda untuk mau dipimpin oleh Tuhan.

“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” (Roma 12: 2)

 

Baca Juga: Satu Hal Ini Wajib Dilakukan Orang Kristen Sebelum Membuat Resolusi Tahun Baru

 

2. Tinggi Hati

Tahukah Anda, Tuhan membuang iblis dari surga karena karakter tinggi hati. Tinggi hati sangat bertolak belakang dengan sikap Tuhan. Karena Dia adalah pribadi yang rendah hati, sehingga sebagai ciptaan karakter ini tidak seharusnya mencerminkan diri kita.

Jika Anda memiliki bibit keangkuhan, kesombongan dan tinggi hati yang sudah lama Anda sadari, tahun ini mulailah membuangnya dengan menaruh karakter lama ini di bawah kaki Tuhan. Belajarlah setiap hari untuk meminta Tuhan untuk mengisi Anda dengan kerendahan hati.

“Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.”” (Yakobus 4: 6)

 

3. Pencemas atau penuh ketakutan

Kita menganggap karakter ini alamiah, toh kita masih manusia bukan? Tapi tahukah Anda, firman Tuhan mengingatkan kita bahwa Dia tidak membentuk kita sebagai pribadi penakut. Kita tak perlu takut oleh apapun karena Dia sudah menjamin semua hal yang kita perlu dan butuhkan.

Pastinya, karakter lama yang satu ini akan terus menguji kita setiap hari. Tapi kita bisa melawan dan menaklukkannya dengan Roh Allah yang ada di dalam kita. Jika kita tidak bisa mencegahnya untuk selalu datang, setidaknya kita berjuang untuk tidak membiarkannya mengendalikan hidup kita.

“janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.” (Yesaya 41: 10)

 

Baca Halaman Berikutnya --->

4. Amarah

Berapa banyak dari kita yang dikuasai kemarahan dalam pergulatan kita menjalani kehidupan sehari-hari? Saat marah kita kerap melontarkan kata-kata kasar, penuh caci maki hingga ancaman. 

Di dunia sosial media, kita juga kerap terpancing emosi sehingga mendorong kita untuk menyampaikan komentar penuh hinaan dan kebencian. 

Sayangnya karakter ini bertentangan dengan karakter Tuhan. Firmannya berkata, hendaklah kita lemah lembut karena Tuhan kita lemah lembut. Jika Anda merasa sudah banyak melukai hati orang lain karena amarah Anda yang tak terkontrol, ini saatnya untuk berubah. Minta pertolongan Tuhan untuk mengubah hati Anda menjadi lembut.

“Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah; sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah.” (Yakobus 1: 19-20)

 

5. Kecanduan

Di tengah dunia yang serba menawarkan hiburan dan kenyamanan ini, kita akan mulai ditarik kepada kecanduan terhadap sesuatu. Entah apapun kecanduan yang sedang Anda hadapi selama bertahun-tahun hingga saat ini, percayalah bahwa Anda pasti bisa lepas dari hal itu. 

Mintalah pertolongan kepada Tuhan. Deteksi pemicu yang membuat Anda ditarik untuk terus menghidupi karakter merusak tersebut dan perkatakan kebenaran firman Tuhan terjadi atas diri Anda. Bahwa kecanduan alkohol bukan bagian Anda, bahwa hidup Anda tidak ditentukan oleh validasi dari sosial media, bahwa kecanduan Anda akan rokok, pornografi dan perilaku lainnya tidak berkuasa lagi atas Anda. Untuk benar-benar lepas, berdoa saja memang tak akan cukup. Hasilnya bisa lebih maksimal jika Anda juga mendapatkan terapi ataupun konsultasi dengan para ahli. 

Semangati diri Anda bahwa Anda bisa berubah!

“Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apapun.” (1 Korintus 6: 12)

 

Baca Juga: 5 Khotbah Tahun Baru 2023 yang Bicara Tentang Harapan, Resolusi dan Refleksi Diri

 

6. Cinta Uang

Apakah prioritas hidup Anda adalah uang? Tuhan tak pernah berkata bahwa uang atau harta benda itu buruk atau tidak penting. Tetapi yang salah adalah jika kita terlalu cinta akan uang. Saat prioritas hidup kita adalah uang, maka kita akan kehilangan kehendak Tuhan yang jauh lebih penting.

Kita mungkin bisa kaya karena punya banyak uang, tetapi kita belum tentu kaya di dalam karakter dan kerohanian kita. Jadi apa yang lebih penting? Kita bisa menyeimbangkan hidup kita antara mencari harta dunia dengan mencari harta yang kekal di dalam Tuhan.

Apapun prediksi ekonomi yang akan terjadi di tahun 2023 ini, termasuk kondisi ekonomi yang semakin sulit, jangan pernah menggeser fokus Anda untuk uang. Sebaliknya, percaya dan lakukan bagian Anda maka Tuhan akan senantiasa memelihara sesuai dengan keperluan Anda.

“Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.” (1 Timotius 6: 10)

 

7. Menahan Kebencian

Karakter tidak mau mengampuni atau menahan kebencian terhadap orang lain adalah salah satu penyebab dari beragam kehancuran hidup seseorang. Rasa benci dan kepahitan bisa jadi penyebab penyakit, mencuri suka cita dan damai sejahtera hingga membuat seseorang tak lagi bisa mengalami kebahagiaan. 

Pengampunan adalah fondasi dari mengalami kemerdekaan. Mungkin saat ini Anda sudah lama menahan sesuatu yang menyakitkan di dalam hati Anda dan belum bisa melupakannya, mungkin Anda masih belum bisa melepaskan pengampunan kepada seseorang yang sudah menyakiti Anda atau rasa kecewa yang tak terucapkan, ambil waktu untuk melepaskan semua beban tersebut. Awal tahun ini adalah kesempatan terbaik untuk Anda melepaskan semuanya. Maukah Anda?

“Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.” (Markus 11: 25)

Selamat menyongsong diri yang baru. Percaya bahwa Anda bisa jadi pribadi yang lebih baik di tahun ini. 

Tuhan Yesus Memberkati.

Sumber : Crosswalk.com
Halaman :
Tampilkan per Halaman

Ikuti Kami