Haruskah Orang Kristen Memasang Pohon Natal Saat Musim Natal?
Sumber: Lowe's Canada

Kata Alkitab / 16 December 2022

Kalangan Sendiri

Haruskah Orang Kristen Memasang Pohon Natal Saat Musim Natal?

Lori Official Writer
845

Saat memasuki bulan Natal, pertanyaan semacam ini terkadang muncul. Meskipun tak ada yang salah dengan pohon Natal, tapi beberapa orang Kristen masih bingung dengan peran pohon Natal di dalam kelahiran Yesus.

Ada dua pembahasan yang banyak membuat orang Kristen meragukan kehadiran pohon Natal.

Pertama, pohon Natal dianggap merupakan bagian dari tradisi pagan. 

Kedua, ada anggapan bahwa pohon Natal tidak disebutkan di dalam Alkitab. Jadi kemungkinan penggunaan pohon Natal di perayaan kelahiran Yesus ini sebenarnya tidaklah perlu.

 

Baca Juga: Pohon Natal, Ada Gak Sih Ditulis di Alkitab?

 

Tapi mari membahas hal ini lebih dalam. Berdasarkan Alkitab, memang tidak ada ayat yang menyebutkan tentang perintah atau larangan memasang pohon Natal. Beberapa orang mengklaim bahwa Yeremia 10: 1-16 melarang penebangan dan dekorasi pohon dengan cara yang sama seperti yang kita lakukan di perayaan Natal. 

Tapi jika ditelusuri lebih dalam, ayat ini disampaikan Yeremia sebagai bentuk larangan bagi umat Tuhan untuk melakukan praktek penyembahan berhala yang terbuat dari kayu, perak dan emas. Makna serupa muncul dalam Yesaya 44, dimana Yesaya berbicara tentang kekonyolan para penyembah berhala yang menebang pohon, membakar sebagian dari api untuk menghangatkan diri dan menggunakan bagian lainnya untuk membuat berhala yang mereka sembah. Jadi selama kita tidak menyembah pohon Natal atau berdoa kepadanya, ayat ini tidak akan berlaku.

Apapun pilihan yang kita buat, motif di balik keputusan orang percaya haruslah untuk menyenangkan Tuhan. Roma 14: 5-6 menetapkan prinsip kebebasan dalam merayakan Natal. Setiap orang sudah seharusnya memiliki kebebasan merayakan kelahiran sang Juruslamat dengan caranya sendiri. Justru Tuhan akan sedih kalau orang Kristen saling menyalahkan tradisi Natal yang dilakukan gereja atau saudara seiman yang lain. Yang terpenting dari Natal bukanlah bagaimana cara gereja merayakannya, tetapi apa fokus dari Natal tersebut. Natal sudah seharusnya selalu berfokus kepada Tuhan, bukan kepada ornamen-ornamennya, kemeriahannya maupun kesibukan persiapannya. Tapi Natal harus selalu fokus kepada kedatangan Juruslamat dunia untuk membawa janji keselamatan yang kekal.

 

Baca Juga: Menilik Kembali Asal Mula Perayaan Natal

 

Apakah Anda masih belum memahami makna Natal sepenuhnya dan siapa itu Yesus, Anda bisa mendapatkan bimbingan melalui Layanan Doa dan Konseling CBN kami melalui kontak Whatsapp 0822 1500 2424 atau klik link doa ini https://bit.ly/InginDidoakan

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami