Masa Depan Yerlina Waruwu Dibayangi Perlakuan Buruk Sang Ayah
Sumber: Jawaban.com

Milenial / 26 November 2022

Kalangan Sendiri

Masa Depan Yerlina Waruwu Dibayangi Perlakuan Buruk Sang Ayah

Lori Official Writer
676

Perlakuan keras sang ayah di masa kecil membentuk Yerlina Waruwu tumbuh sebagai wanita yang keras. Inilah yang membayang-bayangi di kehidupan Yerlina dewasa.

“Saya tumbuh pemarah. Saya tumbuh dengan amarah karena saya mengikuti papa saya. Marahnya itu parah sih. Kayak maki. Apa aja yang ada lempar lempar gitu,” ucap Yerlina.

Masih melekat dibenaknya masa kecil yang penuh dengan kekerasan itu. Sebagai seorang anak, ia hanya bisa memendam setiap makian dan perkataan kasar sang ayah atas dirinya. 

Latar belakang ini pun membuat Yerlina kerap gagal dalam hubungan. Termasuk hubungan terakhir yang ia jalin dengan sang kekasih, kandas karena perlakuannya yang semena-mena. 

Perjalanan putus cinta ini membuatnya hancur sampai sempat ingin mengakhiri hidup. “Setelah putus dari pacar, saya itu menjadi orang yang hancur. Udah gak punya harapan untuk hidup. Merasa diri itu udah gak berguna lagi. Ibaratnya sampah itu lebih berguna dari aku,” terangnya.

Yerlina pun sudah berencana untuk bunuh diri di rel kereta api. Saat dirinya sudah siap melompat ke rel kereta api, yang ketika itu kereta api hanya tinggal 50 meter lagi dari posisinya berdiri, sesuatu terjadi.

“Waktu itu saya mau bunuh diri di rel kereta api. Waktu itu sekitar 50 meter lagi, kayak dalam hati itu ada suara. Katanya kamu di dunia ini dari kecil udah menderita, masa mati menderita lagi?” 

Suara yang dia dengar membuat Yerlina tersadar dan mengurungkan niatnya. Tak sampai di situ, tanpa terduga Yerlina pun menemukan kisah Solusi di Youtube dan menemukan kontak Layanan Doa dan Konseling CBN di sana. Merasa membutuhkan dukungan doa dan bimbingan atas pergumulan hidupnya saat itu, Yerlina pun segera menghubungi kontak tersebut.

Bimbingan dan dukungan doa dari CBN membuat Yerlina mengalami proses pemulihan. Dia bahkan mau terbuka untuk mengampuni ayahnya.

“Setelah saya mengampuni papa saya, hubungan saya dengan keluarga baik. Sama mama saya juga baik. Bahkan saya pernah minta maaf beberapa kali sama papa saya,” ungkapnya.

Pemulihan yang dialami Yerlina membuatnya begitu bersyukur bisa bertemu dengan CBN dan dibimbing dengan kasih untuk menghadapi pergumulannya. 

 

 

Terima kasih atas dukungan Anda bagi pelayanan CBN. Jika Anda ingin lebih banyak orang diberkati, silahkan bagikan kisah ini kepada keluarga, saudara, teman dan tetangga Anda. 

Sumber : Solusi TV
Halaman :
1

Ikuti Kami