Inilah Pentingnya Arti Bersyukur dalam Alkitab dan Kehidupan Kita

Kata Alkitab / 24 November 2022

Kalangan Sendiri

Inilah Pentingnya Arti Bersyukur dalam Alkitab dan Kehidupan Kita

Contasia Christie Official Writer
726

Merriam-Webster mendefinisikan Thanksgiving sebagai "tindakan bersyukur; atau doa yang mengungkapkan rasa terima kasih." Apakah ini juga arti Kristiani dari " ucapan syukur "? Apa sebenarnya yang harus disyukuri oleh orang Kristen dan mengapa?

 

" Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita" ~ Efesus 5:20

" Aku hendak bersyukur kepada TUHAN karena keadilan-Nya, dan bermazmur bagi nama TUHAN, Yang Mahatinggi." ~ Mazmur 7:17

 

Arti Pengucapan Syukur Kristiani

Orang yang dewasa secara spiritual mampu bersyukur atas segalanya. Saat menerima segala sesuatu baik itu yang indah maupun tidak, tetap mengucap syukur karena semuanya berasal dari Tuhan.

"Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran." (Yakobus 1:17)

Dalam Perjanjian Lama, ucapan syukur merupakan hal mendasar dalam kehidupan umat Allah. Liturgi di bait suci mengungkapkan persembahan syukur, pujian, dan menyanyikan mazmur secara teratur sebagai ucapan syukur kepada Tuhan.

 

Namun dalam Perjanjian Baru, ucapan syukur adalah inti dari kehidupan Gereja. Kata ekaristi berarti ucapan syukur, dan inti dari ibadah Gereja adalah ketika, untuk mengenang semua tindakan penyelamatan-Nya di dalam Kristus. Orang percaya “mengangkat hati mereka” dan “bersyukur kepada Tuhan.”

Baca selanjutnya -------------------------->

Definisi Alkitab tentang Ucapan Syukur

Injil atau firman Tuhan mengajarkan kepada kita tentang konsep rasa syukur dan pembebasan Allah yang menjadi ciri orang percaya. Seperti kisah seorang wanita berdosa yang mengurapi Yesus dengan minyak narwastu yang mahal dan menyekanya dengan rambut. Disinilah Yesus memberi tahu bahwa wanita ini melakukannya sebagai wujud rasa syukur atas pengampunan yang ia terima (Lukas 7: 40-47).

Sama dengan ketika Yesus menyembuhkan sepuluh penderita kusta saat mereka berjalan ke bait suci. Namun hanya satu yang kembali untuk berterima kasih padanya. Ia adalah seorang Samaria (Lukas 7:11-19).

Paulus mengajarkan kita ahar sebagai orang percaya, kita harus mengucap syukur atas anugerah keselamatan yang Tuhan telah berikan. Yesus telah mengorbankan tubuh-Nya untuk menebus kita (Roma 6:13). Ini mengingatkan akan kemurahan Tuhan dan kita telah dibeli dengan harga yang mahal, karena Ia telah menjadi korban yang hidup. Oleh karena itu, marilah kita bersyukur, menyembah, dan dengan setia mau ‘memikul salib’ (Ibrani 12:28).

 

Paulus juga memerintahkan orang percaya untuk mengucap syukur atas segala hal, dalam segala keadaan ( Ef 5:20 ; 1 Tesalonika 5:18 ), bahkan dalam penderitaan ( Roma 5:3-5 ; Yakobus 1:1-4 ), dan melakukan segalanya dalam nama Yesus dengan semangat syukur ( Kol 3:17 ). Sebaliknya, sikap tidak berterima kasih menandai orang-orang fasik dan jahat yang menindas kebenaran tentang Allah ( Roma 1:18-21 ).

Halaman :
Tampilkan per Halaman

Ikuti Kami