Sulit Kendalikan Emosi? Lakukan Dengan Cara Alkitab Ini…
Sumber: Parenting.com

Kata Alkitab / 30 September 2022

Kalangan Sendiri

Sulit Kendalikan Emosi? Lakukan Dengan Cara Alkitab Ini…

Lori Official Writer
3684

Kadang-kadang kemarahan atau emosi kita bisa lebih berkuasa atas kita. Walaupun kita tahu jika marah itu wajar, tetapi marah yang tidak tepat atau meledak bisa berdampak besar bagi hubungan kita dengan orang lain.

Lalu bagaimana seharusnya kita mengendalikan emosi? Berikut beberapa cara yang bisa kita lakukan menurut firman Tuhan.

1. Validasi kemarahan

Marah itu wajar. Tetapi penting untuk memvalidasi penyebab dari kemarahan kita. Apakah itu sudah tepat atau justru kita marah karena sesuatu hal yang tidak tepat.

 

Baca Juga: Cara Mengendalikan Kemarahan Agar Tidak Menimbulkan Masalah

 

Kita boleh marah, tetapi apakah kemarahan itu disebabkan oleh alasan yang tepat. Seperti contoh, marah karena ketidakadilan hukum, anak dilecehkan oleh orang terdekatnya dan sebagainya. Hal-hal semacam ini wajar membuat kita sangat marah. Tetapi menjadi salah jika kita mulai bertindak main hakim sendiri atau nekad melakukan tindakan-tindakan yang anarkis untuk meresponinya.

Di dalam Efesus 4: 26, Paulus bahkan mengingatkan kita bahwa marah itu wajar, tetapi jangan sampai berbuat dosa. Bahkan kita juga diminta untuk melepaskan pengampunan kepada sumber yang memicu kemarahan kita.

Dengan cara ini, kita tidak memberikan kesempatan kepada si iblis untuk menguasai hati kita dan membuat kita jatuh dalam dosa.

 

2. Tindak memendam kepahitan

Emosi yang tertahan di dalam hati bisa bertumbuh menjadi sesuatu yang berbahaya dari waktu ke waktu. Hal ini kita sebut dengan kepahitan.

Di Efesus 4: 31, Paulus mengingatkan supaya kepahitan, murka, kemarahan, pertengkaran dan fitnah harus dibuang jauh-jauh dari dalam diri kita. 

 

Baca Juga: Begini Cara Deteksi Apakah Emosimu Sehat Menurut Alkitab

 

Jika memang kita terpicu untuk marah karena sesuatu yang tak terkontrol, jangan pernah menahannya dalam jangka waktu yang lama. 

Bahkan saat Yesus marah di Bait Allah, Dia marah untuk mengingatkan orang-orang di sana bahwa Bait Tuhan itu kudus dan perlu digunakan dengan tepat.

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami