Fakta Alkitab: Riwayat Hidup Murid Yesus, Matius, Penulis Injil Matius Perjanjian Baru
Sumber: jawaban.com

Fakta Alkitab / 21 September 2022

Kalangan Sendiri

Fakta Alkitab: Riwayat Hidup Murid Yesus, Matius, Penulis Injil Matius Perjanjian Baru

Claudia Jessica Official Writer
1743

Rasul Matius atau yang bisa disebutkan juga MattiTyahu, memiliki arti nama “HADIAH DARI TUHAN” dalam Bahasa Yunani diketahui Matthaios adalah seorang Kristen yang hidup pada abad pertama masehi.

Ayah dari Matius ialah Alfeus yang pernah bekerja sebagai seorang kapernaum. Matius dibicarakan dalam tulisan Kristen awal, terutama tiga injil sinoptik. Dia dipercaya sebagai penyusun atau sumber utama dari Injil Matius, salah satu dari empat kitab Injil dalam Alkitab.

Dalam dunia seni, Matius seringkali digambarkan dalam seni Kristen sebagai pria bersayap, menunjuk ke malaikat yang mendiktenya pada saat dia menulis. Tiga lukisan hidupnya digambar oleh caravaggio la coscienza maschile dalam gereja Sain Luigi Dei Francesi di Roma.

 

BACA JUGA: Fakta Alkitab: Riwayat Hidup Murid Yesus, 10 Fakta Tentang Yudas Iskariot Si Pengkhianat

 

Kisah kehidupan Matius

Berawal sebagai pemungut cukai dari Kapernaum, Matius dipanggil dan menjadi salah satu dari kedua belas murid Yesus. Matius diketahui memungut pajak dari orang Yahudi untuk Raja Herodes Antipas. Sebagai seorang pemungut cukai, Matius diyakini fasih berbahasa Aram dan Yunani.

Setelah dipanggil menjadi murid Yesus, Matius mengundang Yesus datang ke rumahnya dalam suatu perjamuan. Melihat itu, para ahli kitab dan orang farisi mengkritik Yesus karena makan bersama pemungut cukai dan orang berdosa.

Berdasarkan tradisi Kristen, Matius mengabarkan injil selama 15 tahun di kalangan masyarakat Yahudi Yudea, dan kemudian berkeliling ke negara lain, termasuk Etiopia, di selatan Laut Kaspia (bukan Ethiopia di Afrika), dan di beberapa wilayah kerajaan Persia dan kerajaan Parthia, Makedonia dan Suriah.

 

Fakta-fakta mengenai Rasul Matius

1. Matius bernama Lewi sebelum dipanggil oleh Yesus. Namun, tidak diketahui apakah Yesus memberi nama Matius atau dia sendiri yang menggantinya, tetapi namanya merupakan kependekan dari Matatias yang artinya pemberian Yahweh, atau pemberian Allah.

2. Walaupun masa lalunya penuh dosa, mati secara unik memenuhi syarat sebagai seorang murid. Dia adalah seorang pencatat yang akurat dan pengamat pribadi yang tajam, bahkan dia bisa menangkap detail yang paling kecil. Sifat-sifat ini sangat menolong dia, ketika menulis kitab Injil Matius sekitar 20 tahun kemudian.

 

BACA JUGA: Riwayat Hidup Murid Yesus yang Terkenal karena Tidak Percaya Kebangkitan Yesus, Tomas

 

3. Menurut tradisi, Matius berkhotbah selama 15 tahun di Yerusalem setelah kematian dan kebangkitan Yesus lalu pergi bekerja di ladang misi ke negara-negara lain. Santo Ireneus mengatakan bahwa Matius memberitakan Injil di antara orang-orang Yahudi. Santo Klemens dari Alexandria menguatkan pernyataan ini.

4. Sebelum bertemu Yesus, Matius adalah orang yang tamak. Ia berpikir uang adalah hal terpenting dalam hidup, dan melanggar hukum-hukum Allah demi memperkaya dirinya sendiri dengan mengorbankan sesama warga negaranya.

 

BACA HALAMAN SELANJUTNYA -->

5. Matius adalah penulis Injil Matius dan merupakan kitab pertama dalam Perjanjian Baru. Injil ini ditulis Matius untuk pembaca Yahudi demi meyakinkan mereka bahwa Mesias yang dinanti-nantikan telah datang dalam diri Yesus Kristus.

6. Mengenai dimana dan kapan Injil Matius ditulis. Sebagian sarjana menyebutkan Antiokia, sedangkan menurut Athanasius, injil ini ditulis di Yerusalem, Ebedjesu di Palestina dan Jerome di Yudea. Pandangan secara umum menyebutkan daerah Palestina sebagai tempat pembuatan injil ini, dan dalam hal ini, tampaknya banyak sarjana sepakat. Sedangkan bila mengandaikan bahasa Yunani sebagai bahasa injil, maka Syria akan menjadi tempat yang lebih cocok karena lebih banyak penduduk Syria yang menggunakan bahasa Yunani daripada di Palestina, serta diketahui bahwa kaum Yahudi saat itu dikenal menggunakan tiga bahasa yaitu, Arami, Ibrani, dan Yunani. Namun, Bahasa Yunani pada masa itu hanya dikuasai oleh kaum terpelajar dan kolaborator Romawi.

 

BACA JUGA: Fakta Alkitab: Riwayat Hidup Murid Yesus, Filipus yang Makamnya Ditemukan di Turki

 

Kisah kematian Matius

Hanya sedikit yang diketahui tentang akhir hidup Rasul Matius. Tetapi menurut legenda, Matius pergi ke Ethiopia dan bertemu dengan Kandake. Ada yang mengatakan bahwa ia direbahkan di tanah dan kepalanya dipancung dengan halberd (senjata abad ke 15-16 yang memiliki pisau seperti kapak dan ujung logam yang runcing pada ujung batangnya yang panjang) di kota Nadabah atau Naddayar, Ethiopia, sekitar tahun 60 M. Namun ada juga yang mengatakan bahwa Matius martir dengan cara dibakar, dirajam, atau dipenggal. Tetapi dalam buku The Martirologi Romawi hanya tertulis “S, mattaei, qui di aethiopia praedican martyrium passus est” yang diartikan Santo Matius, rasul menderita kemartiran di Ethiopia.

Demikian Fakta Alkitab kita mengenai murid Yesus Matius. Saksikan video fakta Alkitab, riwayat hidup murid Yesus, Matius penulis Injil Matius Perjanjian Baru, di bawah ini:

 

Sumber : jawaban channel
Halaman :
Tampilkan per Halaman

Ikuti Kami