5 Ciri Pemimpin Gereja yang Menyalahgunakan Kekuasaan

Kata Alkitab / 1 September 2022

Kalangan Sendiri

5 Ciri Pemimpin Gereja yang Menyalahgunakan Kekuasaan

Lori Official Writer
1242

Semakin tinggi kedudukan atau jabatan seseorang, semakin besar peluang untuk menyalahgunakan kekuasaannya. Tentu saja tidak semua pemimpin melakukan hal ini, tapi pastinya ada saja yang lupa diri.

Hal ini juga tidak lepas dari lingkungan gereja. Berikut 5 ciri-ciri pemimpin gereja yang menyalahgunakan kekuasaan:

1. Manipulasi Psikologis

Seorang pemimpin bisa memanipulasi orang-orang yang dipimpinnya atau bahkan jemaat dalam waktu yang cukup lama melalui metode persuasif dengan sedikit kebohongan. Dengan begitu mereka yang dimanipulasi akan mulai mempertanyakan pikiran, persepsi dan ingatan mereka hingga akhirnya mereka kebingungan, kehilangan kepercayaan dan harga diri. 

Manipulasi psikologis adalah tindakan yang sangat berbahaya. Karena mereka yang dipengaruhi tidak memiliki kuasa untuk tidak percaya dengan kebohongan yang disampaikan pemimpin gereja.

Jika Anda menemukan ciri-ciri ini, segeralah bertindak. Anda memiliki kebebasan untuk tetap bertahan di gereja tersebut atau mencari gereja dengan kepemimpinan yang jauh lebih sehat.

 

Baca Juga: 6 Tipe Pemimpin Dalam Gereja, Anda yang Mana?

 

2. Perlakuan yang Tidak Sama Diantara Jemaat

Ciri kedua pemimpin gereja mneyalahgunakan kekuasaan adalah ketika dia memperlakukan jemaat dengan berbeda. Ada saja pemimpin gereja yang memperlakukan jemaat tertentu dengan istimewa, sementara jemaat lain seolah tidak digubris.

Kepemimpinan yang didasarkan oleh kasih Tuhan tidak akan memperlakukan jemaat gereja dengan cara demikian. Pemimpin yang mengerjakan kehendak Tuhan adalah mereka yang memperlakukan setiap orang dengan cara yang sama. Mereka tidak akan pernah memandang seseorang dari penampilan, pakaian maupun strata ekonominya. Karena Tuhan Yesus sendiri malahan melayani orang-orang yang terasing. Dia menyambut semua orang tanpa pandang bulu (Kisah Para Rasul 10: 34-35). 

 

3. Mengendalikan Semua Hal di Dalam Gereja

Jika pemimpin gereja menunjukkan sisi dominannya dengan mengendalikan dan mengontrol segala sesuatu di dalam gereja, maka kemungkinan dia sedang menyalahgunakan kekuasaannya.

Dalam istilah umum, ciri ini disebut dengan kediktatoran atau tindakan dimana pemimpin gereja mengontrol dan membatasi kebebasan dan pertumbuhan jemaat.

Kepemimpinan di dalam gereja idealnya seperti disampaikan oleh Paulus di dalam 1 Timotius 3. Dengan kualitas kepemimpinan yang disampaikan Paulus, kita bisa lebih bijak memilih pemimpin gereja yang tidak akan menyalahgunakan kekuasaannya di tengah jemaat.

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Crosswalk.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami