Menjadi Seorang Hamba yang Merdeka
Kalangan Sendiri

Menjadi Seorang Hamba yang Merdeka

Yenny Budhihartono Contributor
      1049

1 Korintus 7:22-23

“Sebab seorang hamba yang dipanggil oleh Tuhan dalam pelayanan-Nya, adalah orang bebas, milik Tuhan. Demikian pula orang bebas yang dipanggil Kristus, adalah hamba-Nya. Kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu janganlah kamu menjadi hamba manusia.”

 

Bacaan setahun : Mazmur 46; 2 Timotius 4; Yesaya 45-46

Latar belakang penulisan surat Korintus ini adalah adanya masalah dalam gereja di Korintus, yaitu ketidakpastian tentang bagaimana harus beriman kepada Kristus .

Kita adalah orang merdeka yang telah dimerdekakan terhadap dosa. Namun seringkali kita menjadi seperti jemaat di Korintus pada saat itu yang ragu akan iman kita sendiri. Sampai akhirnya Paulus mengatakan dengan jelas bahwa:

"Sebab seorang hamba yang dipanggil oleh Tuhan dalam pelayanan-Nya, adalah orang bebas, milik Tuhan." 1 Korintus 7: 22a

Kita sudah bebas, merdeka dan tidak lagi dikenakan kuk perhambaan dosa. Namun Tuhan tidak ingin kita menggunakan kebebasan itu dengan sekehendak hati kita. Kita ada untuk menggenapi dan melakukan kehendak Tuhan.

"Demikian pula orang bebas yang dipanggil Kristus, adalah hamba-Nya." 1 Korintus 7: 22b

Kita harus tetap tinggal dan hidup bersama dengan Allah, seperti pada waktu dipanggil. Dengan kata lain, kita tetap dalam keadaan seperti saat bertobat, masa dimana kita ditarik oleh Allah ke dalam persekutuan yang penuh kasih dan beriman pada-Nya.

Ingat! Kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu janganlah kamu menjadi hamba manusia.

Ada banyak masa dalam hidup kita dimana kita bisa dengan mudah melupakan Tuhan, kasih kita kepada Tuhan, bahkan meragukan iman kita kepada Allah karena keadaan dunia yang dengan cepat menarik kita. Kita harus tetap bisa menjaga hidup sebagai "Hamba yang merdeka!" bukan diperbudak oleh dosa dan keinginan dunia.

Tuhan Yesus memberkati.

Ikuti Kami