5 Simbol yang Identik Dengan Orang Kristen

Kata Alkitab / 5 August 2022

Kalangan Sendiri

5 Simbol yang Identik Dengan Orang Kristen

Lori Official Writer
704

Kekristenan identik dengan beragam simbol yang dipakai orang Kristen, dipasang di gereja maupun digunakan saat ibadah. Selama berabad-abad lamanya, orang Kristen sering menggunakan simbol yang tidak diketahui secara luas, untuk mencegah terjadinya penganiayaan dari ara pembenci Kristen. 

Setelah zaman kekaisaran Romawi melegalkan agama Kristen di abad ke-4, simbol-simbol Kristen mulai dipakai atau digunakan dengan bebas. Karena itulah hingga saat ini orang Kristen tak lagi enggan untuk menampilkan jati diri mereka melalui simbol agama yang mereka kenakan. 

Dipercaya bahwa simbol bermanfaat untuk mengkomunikasikan konsep spiritual yang signifikan dengan cara yang sederhana. Melalui simbol ini, kita bisa dengan cepat mengarahkan perhatian kita pada aspek iman kita. Simbol keagamaan yang kita gunakan ini pula yang menggambarkan tentang konsep spiritualitas dengan beragam makna yang mendalam.

Berikut 5 simbol yang identik dengan orang Kristen:

1. Salib

Salib memiliki struktur berbentuk garis vertical dan horizontal, dimana hal ini identik dengan karya pengorbanan Yesus di kayu salib. 

Salib bisa terbuat dari berbagai jenis bahan, namun biasanya terbuat dari kayu. Salib juga menampilkan sosok yang menggambarkan Yesus di atas Salib.

Gereja-gereja sering kali memasang salib berukuran besar baik di dalam maupun di luar gedung mereka. Sementara keluarga-keluarga Kristen kerap kali memasang salib di dalam rumah atau mengenakannya sebagai hiasan dan dekorasi mobil. 

Salib menjadi simbol Kristen yang paling identik. Karena mewakili pengorbanan Yesus di kayu salib atas dosa manusia. Seperti tertulis dalam Yohanes 3: 16-17, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.”

Salib mengingatkan kita akan anugerah tertinggi yang Tuhan berikan kepada kita melalui karya penyaliban-Nya, dengan membuka jalan bagi manusia berdosa untuk memulihkan hubungan dengan Tuhan. 

Siapapun yang mengenakan salib berarti mereka adalah para pengikut Kristus. Hal ini diungkapkan di dalam Matius 16: 24, “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.”

 

2. Merpati

Simbol merpati di dalam Kristen menggambarkan kemurnian. Di Lukas 3: 21-22 disampaikan bahwa burung merpati dilambangkan sebagai sosok Roh Kudus yang hingga di atas Yesus saat dibaptis di Sungai Yordan. 

“Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”  

Selain itu, burung merpati juga melambangkan kedamaian di dalam Kristen. Hal ini bisa kita lihat lewat kisah air bah yang terjadi di zaman Nuh. 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Setelah air bah surut, Nuh mengeluarkan seekor burung merpati dari bahtera. Dan ranting zaitun yang genggam oleh merpati melambangkan kedamaian dari Perjanjian Baru Tuhan bagi manusia, yaitu tak lagi membuat kehancuran karena dosa dan sebagai gantinya dia menganugerahkan kita Yesus.

 

3. Ikan

Gereja mula-mula memakai simbol ikan yang disebut dengan Ichthys sebagai bentuk persekutuan satu sama lain. Karena banyak orang Kristen yang dianiaya saat itu, maka mereka harus memakai lambang tersebut secara diam-diam. 

Ichthys berasal dari bahasa Yunani kuno yang diartikan dengan ‘ikan’ dan hal itu membentuk akronim ‘Yesus Kristus, Putra Allah dan Juruslamat’. Simbol ikan juga digambarkan dengan garis besar ikan dengan dua busur yang berpotongan.

Yesus menggunakan simbol ikan saat pertama kali memuridkan. Saat mereka sedang memancing di danau, Yesus memanggil mereka.

“Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” (Markus 1: 17)

Alkitab sering menyebutkan ikan, yang merupakan makanan pokok bagi orang-orang di zaman Alkitab. Saat Yesus secara ajaib melipatgandakan makanan untuk memberi makan ribuan orang yang mendengar pengajaran-Nya, Dia hanya mengubah beberapa ikan dan roti menjadi makanan yang melimpah.

“Lalu disuruh-Nya orang banyak itu duduk di rumput. Dan setelah diambil-Nya lima roti dan dua ikan itu, Yesus menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak.” (Matius 14: 19)

 

4. Lilin

Lilin adalah simbol harapan dan pencerahan spiritual di zaman kuno. Dalam banyak agama, termasuk Kristen, cahaya melambangkan kehadiran Tuhan, yang membawa harapan dan pemcerahan beijaksanaan. 

Alkitab memberi tahu kita dalam 1 Yohanes 1: 5 bahwa Allah adalah terang dan 1 Yohanes 1: 5-7 mendorong kita untuk berjalan di dalam terang dengan Allah. 

“Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran. Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.”

Bagi orang Kristen, lilin juga dianggap sebagai simbol dari karya Yesus yang memberi harapan dan pencerahan kepada dunia. Yesus melayani sebagai cahaya tertinggi di dunia kita dan Dia memanggil kita untuk bergabung membawa terang-Nya ke dalam kegelapan dunia ini. 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

“Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Matius 5: 14-16)

 

5. Pelangi

Bagi orang Kristen, pelangi mengingatkan kita akan kesetiaan dan anugerah Tuhan yang indah. Di Kejadian 9, Alkitab menggambarkan bahwa pelangi berfungsi sebagai tanda janji Tuhan untuk tidak pernah lagi menghancurkan ciptaanNya melalui air bah, seperti yang terjadi di zaman Nuh (Kejadian 9: 11-16). Jadi pelangi menjadi satu simbol perjanjian Allah atas umat manusia.

Kemuliaan Tuhan juga ditampakkan melalui pelangi. Hal ini bisa kita lihat dalam penglihatan Nabi Yehezkiel dalam Yehezkiel 1: 28, “Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman.”

Di Wahyu 4: 3, rasul Yohanes menyebutkan bahwa pelangi mengelilingi takhta Allah di surga.

Simbol-simbol yang kita kenal di dalam kekristenan ini masing-masing memiliki makna spiritual yang mendalam. Jadi, alangkah pentingnya bagi kita untuk memahaminya.

Sumber : Crosswalk.com
Halaman :
Tampilkan per Halaman

Ikuti Kami