Jadi Anak di Luar Nikah Buat Aku Ditolak Berkali-kali - Faraditha

News / 30 July 2022

Kalangan Sendiri

Jadi Anak di Luar Nikah Buat Aku Ditolak Berkali-kali - Faraditha

Lori Official Writer
358

Sejak dalam kandungan, Faraditha, wanita asal kota Yogyakarta ini sudah mengalami penolakan. Hal ini terjadi karena dia adalah anak hasil di luar nikah.

Bukan saja sang mama yang hendak membuangnya, tetapi seluruh keluarga besarnya sudah menolak dia sejak lahir karena dianggap sebagai aib keluarga. Belum lagi perbedaan iman mama dan papanya menjadi rintangan pernikahan, dimana sang mama yang beragama Katolik dan papanya seorang Muslim.

Namun Fara berhasil tumbuh dengan baik sebagai anak. Hingga di usia 5 tahun papanya meninggal dunia. Lalu sang mama menikah untuk kedua kalinya dengan pria berbeda iman.

Sejak itulah, Fara selalu dititipkan kepada keluarga yang lain. Hal ini membuat dia semakin merasakan penolakan dari seluruh keluarganya. Karena itulah, sejak usia 16 tahun dia memilih untuk hidup mandiri, jauh dari seluruh keluarganya. Dan setelah tamat SMA, dia memberanikan diri untuk merantau ke Jakarta.

Fara menyadari ada pola yang berulang terjadi dalam hidupnya. Beberapa kali dia selalu berpacaran dengan pria berbeda iman, persis seperti yang terjadi dengan mamanya. Namun sekalinya dia menyukai pria dengan keyakinan yang sama, Fara justru dikecewakan. 

Hal inilah yang dia alami saat bekerja di Jakarta. Dia mengenal seorang pria di tempat kerja. Dia bahkan berdoa selama dua tahun supaya pria itu jadi pasangan hidupnya. Namun tanpa disangka-sangka, rupanya pria tersebut menikah dengan wanita lain. Dia pun kembali merasa tertolak dan membuatnya kecewa kepada Tuhan dan hampir bunuh diri.

Namun di tengah masa-masa putus asa tersebut, Fara teringat dengan Layanan Doa & Konseling Sahabat24 yang pernah dia hubungi di tahun 2018 silam melalui program Solusi TV yang ia tonton. Karena masalah yang dia alami, akhirnya pada bulan Oktober 2020, Fara kembali menghubungi Sahabat24 lewat whatsapp.

Fara pun merasa diberkati karena Sahabat24 benar-benar mau mendengarkan dan mendukung dia dalam doa. Sahabat24 juga membantu Fara menemukan komunitas Kristen yang bisa membuatnya bertumbuh di dalam Tuhan. 

Melalui bimbingan dari gereja mitra, kehidupan Fara semakin membaik. Dia bahkan mengaku sudah berdamai dengan Tuhan dan dirinya sendiri. Dia bahkan telah mengampuni orang-orang yang pernah menolaknya. Bahkan dia mencoba untuk mengambil waktu lebih banyak untuk berkumpul dengan keluarganya di Yogyakarta. 

Hingga saat ini, dia memang masih terus berdoa untuk masalah pasangan hidup. Namun dia mengucap syukur karena dia merasa semakin dekat dengan Tuhan. Dia juga tak lupa berterima kasih atas pelayanan Sahabat24 yang membantunya hingga menjadi Fara yang tetap berpengharapan di dalam Tuhan.

 

 

Apakah Anda diberkati oleh kisah kesaksian ini? Dukung pelayanan Sahabat24 supaya terus dipakai Tuhan untuk menolong orang-orang yang mengalami persoalan dalam hidupnya di masa-masa ini.

 

Bergabung Bersama Kami

Sumber : Sahabat24
Halaman :
1

Ikuti Kami