9 Penyimpangan yang Sudah Diperingatkan Yesus Akan Terjadi di Dalam Gereja

Kata Alkitab / 24 July 2022

Kalangan Sendiri

9 Penyimpangan yang Sudah Diperingatkan Yesus Akan Terjadi di Dalam Gereja

Lori Official Writer
942

Di zaman ini, beragam perilaku menyimpang bisa dengan mudah menyusup ke dalam gereja. Biasanya perilaku ini akan disebarkan dengan cara yang begitu halus.

Jangan heran jika perilaku menyimpang ini juga sudah ada sejak di zaman Yesus. Realita inilah yang diingatkan Yesus berulang kali kepada para pengikut-Nya. Bahkan mereka harus selalu waspada dengan perangkap si iblis yang dipasang untuk menipu umat Tuhan. Salah satu cara umum yang dilakukannya adalah memakai kebenaran firman Tuhan untuk mengelabui iman orang-orang percaya.

Berikut 9 peringatan Yesus soal penyimpangan di dalam gereja yang tertulis di dalam Alkitab.

1. Mencari Pengakuan Manusia

Kita diperintahkan untuk memberikan persembahan sesuai dengan kerelaan hati kita, bukan karena paksaan (2 Korintus 9: 7). Jadi tidak sepantasnya memberikan persembahan supaya mendapatkan pengakuan manusia. Tuhan melihat apa yang kita lakukan.

Sayangnya, banyak orang memanfaatkan persembahan untuk mencari muka atau penghormatan. Mereka menikmati pujian dari orang lain atas perbuatan mereka. Saat pemberian mereka diumumkan di depan jemaat, mereka akan merasa bahagia.

“Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.” (Matius 6: 1)

 

2. Pembenaran

Orang Farisi adalah tipikal kaum pemuka agama yang bangga dengan ketaatan mereka dalam menjalankan ibadah. Hal ini yang membuat mereka merasa menjadi orang yang paling benar. 

Mereka juga mudah menghakimi, apabila mendapati orang yang melanggar hukum Taurat.

Sama halnya dengan Herodes, Yesus menyebut bahwa ragi Herodes juga berbahaya. Kenapa? Karena Herodes menganggap dirinya sebagai dewa yang harus dipuji dan disembah oleh semua orang.

“Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes.” (Markus 8: 15)

 

3. Nabi-nabi Palsu

Nabi-nabi palsu memang sudah ada sejak zaman Perjanjian Lama. Si iblis akan gencar memelintir kebenaran firman Tuhan dengan memakai orang-orang yang haus akan penghormatan. 

Untuk itulah kita perlu menguji perkataan setiap pengkhotbah atau pembicara Kristen dengan bantuan Roh Kudus. Alkitab juga harus selalu menjadi bahan utama yang kita gunakan untuk memeriksa sebuah pesan yang kita dengar.

Saat kita akrab dengan firman Tuhan, maka kita akan mudah mengenali pengajaran palsu. Seperti halnya para bankir yang sudah terbiasa menghitung uang kertas, mereka akan sangat mudah mengenal uang palsu.

“Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!” (Matius 24: 4)

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Crosswalk.com
Halaman :
123Tampilkan Semua

Ikuti Kami