Tips Mengajar Anak Sekolah Minggu untuk Para Guru yang Masih Single

Single / 18 July 2022

Kalangan Sendiri

Tips Mengajar Anak Sekolah Minggu untuk Para Guru yang Masih Single

Elisabeth Caterina Contributor
671

Mengajar anak – anak sekolah minggu tidak hanya bisa dilakukan oleh orang yang sudah memiliki anak. Tetapi juga bisa dilakukan oleh para single atau yang belum menikah. Mengajar anak – anak memang tidak mudah, apalagi mengajarkan mereka yang bukan anak kandung sendiri tentang Firman Tuhan.

Kadangkala mungkin terlihat berat dan bingung harus bagaimana cara mengajarkan mereka tentang Firman Tuhan. Nah, berikut beberapa hal yang perlu kamu ketahui dalam mengajar anak – anak sekolah minggu bagi kamu yang belum menikah atau masih single, yaitu :

1. Kasih

Hal pertama yang perlu kamu lakukan sebelum mengajarkan anak – anak yaitu kamu harus mengasihi mereka terlebih dulu sekalipun mereka bukan anak kandungmu. Jangan merasa ada beban, atau keterpaksaan dalam mengajarkan anak-anak. Kasihi mereka dengan tulus sehingga mereka bisa merasakan kasihmu, seperti tertulis di dalam Roma 12: 9 -  ”Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.”

Salah satu contoh sederhana dalam menerapkan kasih, yaitu dengan mengingat ulang tahun mereka dan memberikannya ucapan, kue atau kado kepada mereka. Anak – anak akan merasa sangat bahagia mendapatkan ucapan, kue atau kado saat ulang tahunnya.

 Baca juga : Cara Asik Menjelaskan Arti Pengorbanan Yesus Kristus Kepada Anak

 

2. Ajarkan Firman Tuhan secara berulang – ulang

Di dalam mengajarkan anak – anak tentang Firman Tuhan, ajarkan mereka jangan hanya sekali atau dua kali saja, tetapi berulang – ulang sampai menjadi rhema buat mereka. Kamu dapat memberikan mereka ayat firman Tuhan untuk diafalkan. Kamu juga dapat mengajarkan mereka ayat afalan dengan menggunakan gerakan sehingga anak mudah menghafalnya.

Kamu juga bisa memberikan tugas supaya mereka dapat mengaplikasikan Firman Tuhan yang sudah kamu ajarkan untuk dilakukan di rumah, di sekolah atau di lingkungan mereka. Contohnya: ketika kamu mengajarkan mereka tentang belajar berterima kasih, kamu dapat memberikan tugas kepada mereka dengan meminta mereka membuat surat kasih kepada orang tua mereka, lalu memberikan surat itu kepada orang tua.

Ketika kamu menemukan hambatan atau tantangan dalam mengajarkan anak – anak, jangan mudah putus asa tetapi tetaplah setia. Karena Tuhan sendiri mengatakan bahwa “Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.” (Ulangan 6 : 6-7)

 Baca juga : Latih Anak Sekolah Minggu Saat Teduh Dengan 3 Permainan Sederhana Ini

 

3. Berikan Teladan Hidup

Sewaktu kamu mengajarkan anak – anak berikanlah contoh nyata dalam mengaplikasikan firman Tuhan, yaitu dengan memberikan teladan hidup kepada mereka. Teladan hidup lebih efektif dari sekedar ucapan saja. Contohnya ketika kamu mengajarkan mereka untuk tidak berkata – kata buruk atau negatif. Kamu juga harus melakukannya di dalam kehidupan sehari – hari sehingga mereka dapat melihat bahwa kamu juga mengaplikasikan firman Tuhan dalam kehidupan sehari – hari.  1 Timotius 4 : 12 “ Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.”

Demikianlah hal yang bisa para single lakukan saat mengajar anak – anak sekolah minggu. Bagi kamu yang saat ini sudah mengajar sekolah minggu, yuk doakan anak – anak yang telah kamu ajar supaya mereka terus bertumbuh di dalam Tuhan. Percayalah bahwa Firman yang ditabur tidak akan kembali dengan sia – sia. Jangan menyerah untuk mengajarkan mereka Firman Tuhan sekalipun saat ini kamu belum melihat hasilnya.

Bagi kamu yang belum pernah mengajar sekolah minggu tapi mulai tertarik, yuk jangan takut untuk mencoba! Kamu bisa memulainya dengan mempraktikkan hal – hal yang telah disebutkan diatas. Selamat melayani.

Halaman :
1

Ikuti Kami