Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Inta

Official Writer
232


sekarang ini, coba lihat sekeliling, apa yang sedang kita kerjakan? Apakah saat membaca artikel ini, kita sedang menunggu klien, atau sedang di depan komputer mengerjakan pekerjaan harian?

Kita paham kalau di luaran sana, ada banyak banget peluang yang bisa dijelajahi. Pekerjaan adalah salah satunya. Kita percaya kalau pekerjaan bukan hanya sekedar sesuatu yang bisa menghasilkan uang, tetapi juga sebuah panggilan buat kita.

Sambil kita melihat sekeliling, yuk kita renungkan atau jawab beberapa pertanyaan di bawah ini.

Pahami kalau nggak ada kata ketidaksengajaan dalam mengerjakan panggilan kita ini

Saat kita mulai membuka diri, maka kita akan mendapatkan segudang peluang yang baru. Di luar sana, banyak orang yang memperdebatkan soal mana yang boleh didulukan: bekerja sesuai dengan passion (minat), atau salary alias gaji?

Terlepas dari apa pun alasan kita sekarang ini bekerja, kita tahu kalau kita berada pada titik ini bukan tanpa alasan. Tuhan itu selalu punya rencana buat kita, dan sebagai orang percaya, kita tahu kalau rencana Tuhan adalah yang terbaik.

Mungkin awalnya kita pengin menjadi seorang wiraswasta yang sibuk dengan bisnisnya yang bercabang-cabang. Tetapi, Tuhan justru membawa kita dalam sebuah perusahaan asing. Karena sudah terlanjur nyemplung di perusahaan tersebut, tanpa sadar, kita juga jadi merasa cocok berada di perusahaan tersebut.

Iya, bisa dibilang kalau minat bisa berubah-ubah. Namun, kita tahu pasti kalau bekerja itu dilakukan untuk upah. Karena itu, kita tidak bisa menutup diri terhadap kemungkinan peluang yang ada.

Peluang jadi karyawan tetap atau pegawai lepas

Buat sebagian milenial, pegawai lepas bisa menjadi salah satu profesi yang menjanjikan. Kerja tanpa harus pergi ke kantor. Jam kerjanya pun fleksibel. Cukup kita yang harus pintar-pintar mengelola waktu dan proyek yang sedang dalam pekerjaan.

Karyawan tetap adalah sebuah profesi yang menjadi idaman banyak orang. Kita bisa menikmati apa itu tunjangan hari raya, atau bonus tahunan. Namun, waktu kita pun akan tersita banyak sebab kita harus mengurusi pekerjaan kantor.

Selalu perbarui diri, baik itu secara hard skill atau soft skill

Hard skill, dikutip dari sebuah artikel dalam Kompasiana, merupakan keahlian utama yang dibutuhkan yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, atau keterampilan teknis yang berhubungan dengan bidang tertentu. Sementara soft skill merupakan kemampuan seseorang dalam mengatur dirinya sendiri dan kemampuan berhubungan dengan orang lain.

Semakin kita tahu banyak, kita jadi makin sadar kalau sebenarnya kita nggak tahu apa pun. Karenanya, kita harus mau meningkatkan kapasitas diri. Banyak kok caranya. Bisa dengan baca buku, mendatangi lokakarya, atau bisa sambil mendengarkan podcast di jalan. Beberapa orang juga menginvestasikan waktunya untuk bisa mengobrol dengan orang hebat agar bisa belajar dari orang tersebut.

Tuhan juga ikut campur dalam setiap hal yang kita kerjakan

Amsal 10:22, "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya."

Ayat ini jelas sekali, bukan? Sifat Tuhan adalah untuk terus memberkati kita. Tuhan itu nggak pernah kekurangan, kok. Namun, kalau kita merasa kita masih berada di situ-situ saja, maka kita harus bertanya kembali pada diri sendiri, “Kalau saya dipercaya Tuhan untuk diberkati, bisakah berkat itu saya kelola dengan baik?”

Waktu kita sekarang ini bisa menjadi sebuah cara agar Tuhan membentuk pola pikir, lingkungan, dan banyak hal lainnya. Karena itu, dalam setiap hal yang kita kerjakan, kita harus berhenti dan bertanya pada Tuhan, “Apa yang Tuhan mau dalam hidup kita?”

Tuhan bicara lewat banyak hal. Dari Alkitab, orang lain, atau bisa dari suaraNya yang lembut. Buat tahu apa yang Tuhan mau, kita perlu punya hubungan yang dekat denganNya. Jadi, apakah kita sudah memberikan waktu buat Tuhan?

Kita juga bisa melakukan keduanya

Teman saya ada kok yang melakukan keduanya. Ia merupakan seorang pegawai tetap, sekaligus pegawai lepas. Bukan tanpa alasan, tetapi karena ia tahu kalau ada sesuatu yang perlu ia kejar. Untuk mencapai tujuannya tersebut, ia rela mengorbankan banyak waktunya untuk melakukan dua profesi sekaligus.

Menentukan tujuan dalam setiap hal yang kita kerjakan juga bisa menjadi salah satu hal yang perlu dilakukan. Lewat tujuan, kita bisa melihat gambaran umum soal apa yang mau dilakukan. Tujuan keuangan ini bisa beragam. Ada orang yang pengin punya rumah dalam waktu lima tahun, tetapi ada pula orang yang pengin menikah di tahun depan.

Tujuan keuangan ini menentukan apa yang bisa kita kerjakan sekarang ini. Kalau masih kurang, ya kita harus bekerja lebih banyak lagi. Belajar lebih banyak. Perbaiki hard skill dan soft skill. Buka peluang sebanyak mungkin.

 

Sumber : jawaban

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Farhan nuzul 11 November 2019 - 21:37:46

Pada percobaan tersebut digunakan 2 tanaman yang t.. more..

0 Answer

Medina Simbolon 11 November 2019 - 14:18:02

Jln keluar. Sudah 1 thn saya menderita miom sudah .. more..

0 Answer

Ronny Lie 10 November 2019 - 08:11:12

Imam

0 Answer


surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

Joice Merry 6 November 2019 - 13:22:01
Mohon topangan doa agar Supaya tidak khawatir akan... more..

Aneke Ane 5 November 2019 - 05:23:34
Saya ane. Saat ini saya merasa berada dititik ter... more..

Banner Mitra November Week 1


7272

Banner Mitra November Week 1