Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
617


Kisruh yang terjadi di Wamena pekan lalu menimbulkan kekuatiran dan ketakutan terhadap masyarakat pendatang di Papua.

Terkait hal ini, sejumlah tokoh agama pun telah melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi untuk mencari solusi atas masalah yang dihadapi provinsi paling Timur Indonesia itu.

Dalam upaya menciptakan rasa aman bagi masyarakat Papua, Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pendeta Albertus Patty meminta masyarakat untuk tidak emosional. Karena dia menilai kericuhan ini seperti sebuah perangkap untuk merusak keharmonisan yang ada di Papua.

“Jangan terlalu vepat termakan isu yang makin memanaskan situasi lalu tanpa fakta yang jelas menuding siapapun. Bila terpancing, kita sedang menjalankan skenario aktor intelektual yang menghancurkan diri kita sendiri,” katanya.

Kisruh di Wamena ditujukan untuk merusak integrasi dan keharmonisan bangsa dimana respon emosional yang berbahaya sama sekali gak menyelesaikan masalah.

Karena itu, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan berdoa supaya pemerintah bisa menemukan solusi yang tepat untuk mengendalikan situasi di Wamena.

“Sementara itu, kita berdoa dan berharap pemerintah bisa segera mengendalikan situasi di Wamena dan menangkap aktor intelektual utama yang menciptakan kerusuhan di sana,” kata Pendeta Patty.

Kepada pemerintah, dia juga berpesan supaya berpikir rasional dan bijak. Sebab kerusuhan di Wamena ini patut disayangkan karena sudah sangat merugikan banyak orang.

Baca Juga:

Jokowi dan Tokoh Agama Adakan Pertemuan Mendadak, 5 Kondisi Genting Ini Jadi Pembahasan

Rusuh Wamena Paksa Persekutuan Gereja Papua Beri Himbauan dan Pengawalan Rumah Ibadah

Sementara Gubernur Papua Lukas Enembe menyampaikan secara pribadi permohonan maafnya atas kerusuhan dan juga jatuhnya korban. Dia memastikan Pemprov Papua siap melakukan rekonstruksi dan rehabilitasi aset-aset milik pemerintah daerah serta toko dan kios masyarakat yang rusak terbakar. Namun yang lebih penting dari hal tersebut, katanya, mengevakuasi korban dan menyediakan makan dan minuman kepada masyarakat yang terdampak.

“Saudara-saudaraku, masyarakat dari suku bangsa Minangkabau, Makassar, Bugis, Toraja, Minahasa, Jawa, Madura, Sunda, Maluku dan Nusa Tenggara di manapun saudara berada di seluruh Indonesia. Dengan hormat, Pemerintah Provinsi Papua menyampaikan permohonan maaf dan rasa belasungkawa sebesar-besarnya bagi masyarakat yang menjadi korban kerusuhan di Wamena tanggal 23 September 2019,” ucap Gubernur Lukas.

Yuk berdoa buat Papua supaya setiap masalah yang terjadi di sana bisa segera selesai dengan cara yang tepat.

Sumber : Berbagai Sumber | Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Dokam 20 October 2019 - 19:42:41

Apakah benar surga kecil itu ada di telapak kaki i.. more..

0 Answer

isooy channel 19 October 2019 - 15:40:46

apa perbedaan join di ownerkedasbeauty sama di pro.. more..

0 Answer

Brigitta 19 October 2019 - 15:02:43

Apakah umat Kristen ada mandi wajib

0 Answer


Berkat Melimpah 8 October 2019 - 05:08:21
Tolong doakan supaya Tuhan beri jalan / pekerjaan ... more..

Cristian Sipahutar 1 October 2019 - 12:41:13
Perkenalkan nama saya Cristian Sipahutar, saya sdh... more..

nafty louise 21 September 2019 - 21:18:28
Selamat malam, nama saya nafty saat ini saya mohon... more..

Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

Banner Mitra Oktober Week 3


7270

Banner Mitra Oktober Week 3