Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Naomii Simbolon

Official Writer
455


Seorang teroris berinisial N (39) ditangkap di Padang pada Kamis (18/7/19) lalu.

Nggak cuma itu, pria yang dikenal oleh keluarga sebagai penjual garam ini tidak terkenal  tidak hanya terkoneksi dengan para teroris lainnya di Indonesia, melainkan terkoneksi sampai ke mancanegara.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Penerbangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Bigjen (Pol) Dedi Prasetyo saat konferensi pers di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (23/7/19).

"Untuk tersangka atas nama N, adalah salah satu tersangka terorisme jaringan JAD (Jamaah Ansharut Daulah) yang memiliki koneksi atau memiliki jaring komunikasi hubungan dengan beberapa JAD yang ada di Indonesia maupun JAD di luar negeri," ujar Dedi dikutip dari Kompas.com.

Untuk Indonesia sendiri, N memiliki koneksi di beberapa kota seperti  JAD Lampung, JAD Sibolga, JAD Bekasi, dan Kelompok Muhajahidin Indonesia Timut (MIT)

Sementara itu, diluar negeri dia memiliki koneksi di Suriah dan juga Afghanistan.

Setelah diperiksa intensif, N terkoneksi dengan salah satu warga Indonesia yang sudah bergabung dengan ISIS sejak lama, yaitu S alias Daniel alias Chaniago.

Saat ini, S yang juga menjadi otak atau mastermind sejumlah aksi teror di Indonesia tengah berada di Khurasan Afghanistan. Oleh Polri sendiri, S sudah dimasukkan ke dalam Daftar Pencaharian Orang (DPO) sejak lama.

Dedi melanjutkan, sebelum ditangkap, N telah merencanakan serangan ke aparat kepolisian di Padang, Sumatera Barat. Serangan dengan menggunakan bom itu direncanakan dilakukan tepat pada hari peringatan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2019. Persiapan N sudah cukup matang. N sudah memetakan kondisi di beberapa kantor polisi di Padang. "Polda sudah disurvei, Polresta Padang. Merencanakan jenis bom yang sedang dirakit untuk diledakkan. Sasarannya pada upacara 17 Agustus mendatang," ujar Dedi.

Bahkan, N sudah membuntuti beberapa personel Polri Korps Satuan Lalu Lintas yang akan dijadikan target. Rencananya, ia akan menyerang personel Polri itu untuk menguasai senjata apinya. Diberitakan, seorang terduga teroris berinisial N (39) diamankan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri di Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Kamis (18/7/2019) lalu. Polisi menyita sekitar 28 barang bukti, terdiri dari laptop, tujuh telepon genggam, enam sim card, beberapa dokumen pribadi, buku jihad, uang tunai sebesar Rp 1,5 juta, beberapa buku tabungan, beberapa gulung kawat, dan sebagainya.

Sungguh mengerikan bukankondisi negara ini? Tidakkah kita harus berdoa buat bangsa ini lebih lagi, agar Tuhan membukakan dalang  teroris di setiap pelosok pulau sehingga damai sejahtera memenuhi bangsa ini. Amen.

Sumber : berbagai sumber

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Martin 23 September 2019 - 11:15:20

Hutang kartu kredit

0 Answer

vina mukuan 22 September 2019 - 09:05:42

Saya hobby menulis lirik lagu rohani, tapi saya ti.. more..

0 Answer

Galaxy studio moses 21 September 2019 - 19:33:34

Apa dampak dari tersenyum

0 Answer


nafty louise 21 September 2019 - 21:18:28
Selamat malam, nama saya nafty saat ini saya mohon... more..

Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

The Kicker Ellex 26 August 2019 - 18:40:31
Salam sejahtera para sahabat... Perkenalkan, nama ... more..

Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

Banner Mitra September week 3


7277

Banner Mitra September week 3