Mengampuni Ketika Dibenci

Our Impact / 11 July 2018

Mengampuni Ketika Dibenci
Lusiana Official Writer
5335

Manusia tidak dapat mengontrol apa yang terjadi di sekitarnya. Tapi manusia dapat mengontrol apa yang ada pada dirinya yang sering disebut dengan pengendalian diri. Inilah yang berusaha ditanamkan oleh tim Jawaban.com, ketika ada seorang pengunjung situs mengutarakan sebuah pertanyaan di kolom fitur Question List sebagai berikut.

“Shalom! Saya ingin bertanya. Sikap bagaimanakah yang harus saya ambil untuk menanggapi orang yang tidak menyukai saya? Apakah saya harus diam di saat hati saya terasa sakit?” Tulis Lena.

Mungkin banyak di antara kita yang pernah mengalami hal serupa seperti Lena. Merasa tidak disukai atau ditolak tentu sangat menyakitkan. Tidak sedikit orang-orang yang memberikan perlawanan seperti menyimpan rasa dendam, bahkan memberi balasan secara fisik. Namun sebagai orang percaya, bagaimana seharusnya kita bertindak? Yuk simak balasan dari salah satu tim Jawaban.com berikut ini.

“Hai Lena, saat kita disakiti tentu kita merasa sedih. Tapi kamu harus membawa rasa sakit ini kepada Tuhan Yesus, ijinkan Tuhan memulihkanmu dan putuskanlah untuk mengampuni orang yang menyakiti kamu.”

Kembali lagi, kita tidak dapat mengontrol apa yang orang lain rasakan terhadap diri kita. Tetapi kita dapat mengontrol reaksi kita terhadap perilaku orang lain tersebut, yaitu dengan tidak menyimpan dendam dan melepaskan pengampunan. Mungkin awalnya terasa sulit, namun ketika kita mengandalkan Tuhan pastilah Dia memberikan kekuatan. Lena merasa sungguh dikuatkan melalui fitur Question List di situs Jawaban.com. Oleh karena itu, mari dukung terus Jawaban.com untuk membantu Lena lainnya dalam melalui pergumulan hidup dengan menjadi Mitra CBN! Anda dapat melakukannya dengan mengisi formulir di bawah ini, atau SMS ke 081.5965.5960 dengan format JC # Nama Lengkap # Email. Dapatkan special gift dari kami bagi Anda yang baru pertama kali bergabung menjadi Mitra CBN!
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?