Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Contributor
4730


Beberapa hari lalu Irak baru saja dilanda gempa yang cukup hebat, 7.3 skala richter. Gempa ini bahkan menewaskan lebih dari ratusan orang. Gempa ini terjadi tepat di perbatasan bagian utara Irak dan Iran.

Namun tampaknya bencana alam ini tak jadi penghalang bagi warga di provinsi Niniwe untuk melakukan pemulihan keadaan pasca tumbangnya kekuasaan kelompok teroris ISIS dari wilayah itu.

Baca Juga : Gereja-gereja di Baghdad Harus Ditutup Sejak Arus Pengungsi Meningkat di Irak

Sebagaimana dikabarkan, warga Muslim Niniwe tergerak untuk membangun kembali gereja terbesar kedua di Timur Tengah sebagai cara untuk memanggil kembali umat Kristen kembali ke Irak.

Seperti dikutip dari Christiandaily.com, pada 9 November 2017 lalu, warga Muslim Irak dari Mosul datang dengan sukarela untuk membantu renovasi Gereja Katolik Chaldean di Talkif, Irak Utara. Mereka mulai membersihkan puing-puing gedung akibat perang besar yang terjadi sebelumnya. Mereka juga mengganti lonceng gereja.

“Puluhan relawan muda Muslim dari kota Mosul ikut dalam renovasi Gereja Katolik Chaldean di pusat sistrik Talkif, gereja terbesar kedua di negara bagian dan wilayah itu,” ucap Musallam Fadel al-Hayali, seorang aktivis Muslim.

Dia menegaskan, renovasi gereja ini bertujuan untuk membawa kembali umat Kristen pulang ke Irak dan kembali menjalani kehidupan seperti biasanya, termasuk beribadah dengan aman dan tentram.

Sebagaimana diketahui, kedatangan ISIS ke provinsi Niniwe dua tahun belakangan ini jadi awal kehancuran kota Kristen terbesar di Irak itu. Banyak umat Kristen yang terpaksa harus melarikan diri ke luar wilayah Irak. Meskipun ISIS telah dipastikan meninggalkan wilayah itu, namun umat Kristen Irak masih enggan untuk kembali.

Baca Juga : Umat Kristen Irak Beribadah di Gereja yang Dirusak ISIS

Lembaga HAM juga sempat melaporkan bahwa keengganan umat Kristen Irak kembali ke kampung halamannya terjadi karena kondisi kehidupan yang buruk di kampung halaman mereka. Selain itu, mereka juga menilai bahwa tak ada lagi harapan hidup di negara itu karena semuanya hanya tinggal puing-puing sisa perang.

Namun pemerintah Irak secara resmi telah menargetkan untuk membawa pulang semua pengungsi sebelum akhir tahun 2017 ini. Mereka juga berencana melakukan kampanye untuk merebut kembali sisa wilayah yang masih dikuasai ISIS di wilayah bagian barat Anbar.

Sumber : Christiandaily.com/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Frandilly Juandika 22 August 2019 - 13:59:05

ini admin aku tadi malam mimpi di dalam mimpi saya.. more..

0 Answer

Devi Panjaitan 22 August 2019 - 09:46:21

Saya sedang dilema dgn bbrpa pilihan. Pertama sy s.. more..

0 Answer

agung setiawan 21 August 2019 - 14:27:12

Sebuah mesin yang bekerja menurut daur carnot men.. more..

0 Answer


Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

andre s 10 May 2019 - 15:07:50
Teman2 Mohon di Doakan saya memiliki kebiasaan kec... more..

Banner Mitra Agustus Week 3


7275

Banner Mitra Agustus Week 3