Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Budhi Marpaung

Official Writer
1641


Peristiwa gempa bumi yang terjadi di Meksiko, Selasa (19/9) meninggalkan kesedihan mendalam khususnya bagi seorang pria yang tidak disebutkan namanya. Bagaimana tidak, pada kejadian tragis itu, 11 anggota keluarganya termasuk bayi perempuan berusia dua bulan tewas seketika.

Seperti dilansir christiantoday, pria dan seluruh anggota keluarganya sedang berada di dalam gereja Santiago Apostol. Mereka berada di sana untuk menghadiri acara pembaptisan salah seorang anggota keluarganya yang berusia dua bulan.

Ketika acara sedang berlangsung, gempa bumi terjadi. Atap gereja pun ambruk dan menimpa seluruh orang yang ada di dalam.

Sejumlah orang yang selamat adalah sang ayah bayi perempuan, pastor, dan asisten pastor, demikian ungkap Keuskupan Agung Puebla.

"Itu adalah adegan horor, kesedihan dengan sebagian besar orang di dalam gereja sedang sekarat," ungkap asisten pastor Lorenzo Sanchez kepada Associated Press (AP).

Baca Juga: Inilah 5 Rahasia yang Harus Diketahui Setiap Pasangan Kristen yang Baru Menikah

Sanchez mengatakan bahwa mereka yang selamat pindah ke sudut gedung gereja saat goyangan dimulai, sementara mereka yang meninggal dunia tidak sempat melakukannya.

"Salah satu hal yang mereka ajarkan kepada kita adalah tetap berpegang pada tembok gereja, yang sudah tua dan strukturnya agak kacau," kata Sanchez.

AP melaporkan bahwa ketika tanah berhenti bergetar, orang-orang yang di dalam gereja meminta bantuan dengan menggunakan pengeras suara dan penduduk di sekitar dengan cepat tiba sambil masing-masing membawa sejumlah perkakas seperti sekop, pangkur dan rantai untuk mengumpulkan puing-puing.


(Korban gempa bumi di Mexico City, Meksiko, yang selamat sedang dibawa pihak paramedis / Sumber: AP Photo - Rebbeca Blackwell dalam Abc7.com)

Penduduk setempat menggali puing-puing bangunan berjam-jam dan akhirnya menemukan bahwa ke-11 kerabat tersebut telah meninggal dunia.

Para penyelamat yang kelelahan pun meletakkan mayat di jalan yang sama di mana sebuah pesta akan diadakan setelah pembaptisan. Mayat-mayat tersebut ditutupi kanvas agar terlindung dari hujan.

Adapun nama yang tewas: Florencio, Fidela, Aurelia, Manuela, Maria de Jesus, Carmen, Samuel, Azucena, Feliciana, Susana dan Elideth – bayi perempuan yang akan dibaptis.

Gempa bumi berkekuatan 7,1 skala richter (SR) pada Selasa lalu menggoyang sejumlah wilayah di Meksiko dimana salah satu yang terparah adalah Puebla. Khusus di Puebla, ada lebih dari 40 orang yang dinyatakan tewas. Sementara, ketika berita ini ditulis, jumlah korban jiwa di seluruh Meksiko akibat gempa bumi sedikitnya mencapai 217 orang.

Sumber : christiantoday.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Farhan nuzul 11 November 2019 - 21:37:46

Pada percobaan tersebut digunakan 2 tanaman yang t.. more..

0 Answer

Medina Simbolon 11 November 2019 - 14:18:02

Jln keluar. Sudah 1 thn saya menderita miom sudah .. more..

0 Answer

Ronny Lie 10 November 2019 - 08:11:12

Imam

0 Answer


surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

Joice Merry 6 November 2019 - 13:22:01
Mohon topangan doa agar Supaya tidak khawatir akan... more..

Aneke Ane 5 November 2019 - 05:23:34
Saya ane. Saat ini saya merasa berada dititik ter... more..

Banner Mitra November Week 1


7272

Banner Mitra November Week 1