Pilar Penting Pendukung Prestasi Anak

Parenting / 11 December 2014

Pilar Penting Pendukung Prestasi Anak
Sumber: Google
Theresia Karo Karo Official Writer
6384
Sarapan bagi anak sangat berpengaruh dalam menentukan prestasi belajar. Karena saat anak tidak sarapan, maka akan menyebabkan turunnya gairah belajar, kesulitan dalam menerima pelajaran dengan baik, lemahnya daya konsentrasi sewaktu belajar, hingga menurunkan imunitas anak. Hal ini diutarakan oleh Dokter spesialis anak, dr. Soedjatmiko, Sp.A(K)., MSi.

Dirinya beranggapan bahwa dengan membiasakan anak untuk sarapan, maka anak akan lebih mudah menyerap pelajaran dan berkonsentrasi karena tidak terganggu dengan rasa lapar. Sehingga dengan konsentrasi yang baik, anak akan lebih mudah meraih prestasi.

Selain itu, berbagai studi yang mendukung pernyataan di atas juga telah berlangsung di luar negeri. Di Inggris, serangkaian penelitian dilakukan terhadap 600 murid, menyangkut kebiasaan sarapan dan performa anak di sekolah. Hasil yang ditemukan bila dibandingkan dengan anak-anak yang tidak pernah sarapan pagi, adalah mereka lebih sulit berkonsentrasi, lambat menanggapi, dan memiliki perhatian rendah terhadap pelajaran. Selain itu, disimpulkan bahwa anak yang tidak terbiasa sarapan, lebih lamban dan cenderung lekas tersinggung.

Menurut dr. Soedjatmiko, menanamkan kebiasaan sarapan pada anak memang tidak mudah. Beberapa masalahnya antara lain:

1.    Tidak tersedianya pangan untuk disantap.
2.    Penampilannya tidak menarik minat anak-anak.
3.    Sarapan yang di sajikan sama dari hari ke hari.
4.    Waktu yang terbatas di pagi hari.

Kendala di atas lantas menyurutkan minat para orang tua untuk menanamkan kebiasaan sarapan untuk anak. Data yang dihimpun dari penelitian Naskah Akademik Pekan Sarapan Nasional 2012, ditemukan lebih dari 50% anak di kota tidak sarapan setiap harinya. Selain itu, ditemukan sebanyak 44,6% anak usia SD di Indonesia mutu gizi sarapannya masih rendah, yakni kurang dari 15% dari kebutuhannya.

Hidangan saat sarapan baiknya disediakan dalam aneka ragam bahan makanan agar asupan zat gizi bisa seimbang. Karena sarapan berperan penting sebagai salah satu pilar gizi seimbang dalam rangka mewujudkan hidup sehat, aktif dan cerdas bagi anak.

Perut kosong memang bukan kondisi ideal untuk mendukung proses belajar. Oleh sebab itu orang tua harus mengambil bagian dalam menyediakan sarapan yang menarik dan bergizi untuk anak-anak. Dengan dukungan internet, banyak resep yang mudah untuk dipraktekkan dan menarik nafsu makan anak.

Sumber : Fimela/Parenting.co.id by tk
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?