Sang ibu pun segera menghentikan mobil dan memanggil anaknya masuk ke mobil. Tak hanya saat berjalan, gadis kecil itu pun tetap saja menoleh ke arah kilatan petir sembari tersenyum manis. Pikir ibunya, ‘Bukannya ketakutan, kog malah tersenyum gembira setiap kali kilatan petir muncul’. Ia pun bertanya, “Apa yang kau lakukan nak?’. Anak itu menjawab, “Yah, aku harus melakukan ini Bu, Tuhan terus memotret saya”.
Kisah ini menyiratkan pesan tentang sikap hati dan tindakan setiap orang di dalam kehidupannya. Ia melihat apakah kita akan ketakutan dan menyerah begitu saja ketika berhadapan dengan badai hidup, atau tetap bersikap tenang, kuat dan berbahagia saat harus melewati masa-masa itu. Tuhan terus memotret kita dalam setiap hal yang kita lakukan, baik dalam masa senang ataupun susah.
Sumber : Intisari-online.com/jawaban.comIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”