Sebagai contoh musik yang dapat menjadi suatu pencetus pemberontakan dan tingkah laku penuh dosa misalnya seperti berikut ini:
Musik yang mencemooh dan menghujat Allah.
Seringkali kita sebagai orang tua kurang mewaspadai musik apa yang didengar oleh anak-anak kita, "Asalkan mereka tidak mengganggu kesibukan orang tua, itu sudah cukup bagi kami", mungkin itulah tuturan sebagian orang tua.
Banyak orang tua yang berdalih untuk membela diri dan akhirnya mengelabui perasaan mereka. Orang tua merasa aman waktu anak-anak mereka mendengarkan musik dari kelompok tertentu karena anggotanya menentang penyalahgunaan obat bius, namun apakah kelompok ini juga menentang tindak kejahatan lain, seperti percabulan, kekerasan dan sikap tidak respek kepada wewenang? "Sedikit ragi sudah mengkhamirkan seluruh adonan," (Galatia 5:9) bandingkan dengan Yakobus 2:10, "Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya."
Bersambung ...
by. Yusak Timothy, M.Th (TELAGA>org)
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”